Laporan Pertandingan: Liverpool 1-3 Crystal Palace

Crystal Palace merusak pesta perpisahan Steven Gerrard setelah menang 3-1 atas Liverpool di Anfield, Minggu (17/5) dini hari tadi.

Crystal Palace merusak pesta perpisahan Steven Gerrard setelah menang 3-1 atas Liverpool di Anfield, Minggu (17/5) dini hari WIB tadi. Dimaksudkan sebagai laga penutup indah di Anfield, ternyata The Reds malah tampil di bawah rata-rata.

The Reds mampu unggul lebih dulu lewat Adam Lallana, namun Jason Puncheon menyamakan kedudukan di penghujung paruh pertama. Di babak kedua, Palace semakin menggila dan mencetak sepasang gol lewat Wilfried Zaha dan Glenn Murray.

Babak Pertama

Kopites menggelar upacara emosional untuk melepas Steven Gerrard yang bakal merapat ke MLS musim depan. Bersama dengan ketiga putrinya, sang kapten memasuki lapangan, sembari segenap Anfield menyanyikan You'll Never Walk Alone, bahkan ketika peluit tanda mulai dibunyikan. Setelah menerapkan formasi empat bek di lima laga terakhir, Brendan Rodgers kembali bermain dengan tiga bek.

Hasilnya tidak serta merta mengecewakan, seiring Liverpool mampu menguasai pertandingan di menit awal. Namun gol baru tercipta di menit ke-26 ketika Martin Kelly melakukan blunder. Berniat mengoper pada rekan setimnya, bola yang terlalu pelan malah menjadi assist bagi Adam Lallana.

Gelandang Inggris itu langsung saja membawa bola ke kotak penalti, lalu menaklukkan gawang Wayne Hennessey. Tertinggal satu gol ternyata membuat permainan Palace semakin luwes. Pergerakan Jason Puncheon dan Yannick Bolasie berkali-kali merepotkan sektor pertahanan The Reds yang dijaga oleh Dejan Lovren.

The Eagles bahkan mendapatkan peluang bersih ketika bola muntah disambut oleh Ledley di kotak penalti, tapi bola sepakannya melambung tinggi. Dua menit jelang jeda, Emre Can melakukan pelanggaran krusial di depan kotak penalti. Wasit menghadiahinya kartu kuning, beserta tendangan bebas untuk Palace. Puncheon, yang mencetak gol ke gawang Manchester United pekan lalu, kembali mengekskusi dan sepakannya kali ini benar-benar mengoyak jala Simon Mignolet. Paruh pertama berakhir imbang 1-1.

Babak Kedua

The Reds nyaris memimpin di awal babak kedua. Umpan Gerrard mengarah tepat ke arah Jordan Henderson dan sang gelandang menguasai bola di kotak penalti. Sayang, tekanan dari bek-bek Palace membuat penyelesaiannya tang mengarah ke gawang.

Jordon Ibe coba menyambung peluang tersebut, tapi tendangannya hanya mampu menggentarkan jala di samping gawang. Tak disangka, Palace membalasnya dengan rentetan serangan ke gawang Liverpool. Kecepatan Bolasie berkali-kali memperdaya Lovren yang masih kesulitan beradaptasi dan menyasar gawang Mignolet.

Namun peluang-peluang darinya masih mampu dihentikan oleh Martin Skrtel. Adapun gol kedua Palace tercipta juga. Pergantian Alan Pardew terbukti efektif, ia menggantikan Lee Chung-Yong dengan Wilfried Zaha dan nama kedua langsung mencetak gol pembalik keadaan.

Bermula dari dribel Bolasie yang mempermainkan Lovren, umpan silang pun didatarkan lewat sektor kanan dan Zaha tingga memberi sentuhan terakhir ke gawang Mignolet. Tayangan ulang menunjukkan bahwa Zaha berada dalam posisi off-side , namun sepertinya hakim garis tidak cermat dalam mengambil keputusan dan gol tersebut tetap disahkan.

Kondisi tertinggal tentu membuat Liverpool semakin panas. Mereka tak ingin melepas sang kapten dengan kekalahan dan intensitas serangan pun meningkat drastis. Giliran mereka yang menekan Palace, seiring pasukan Pardew tampil semakin bertahan.

Dominasi Liverpool ternyata tak dilengkapi dengan penyelesaian klinis di depan gawang. Kemudian di penghujung laga, Glenn Murray menggenapi penderitaan Liverpool dengan gol menit akhir. Penalti sang gelandang mampu ditepis oleh Mignolet, tapi bola rebound ia sambut dan tempatkan ke gawang The Reds .

Susunan Pemain

Liverpool : Mignolet, Can, Skrtel, Lovren, Moreno, Gerrard, Henderson, Lallana, Coutinho, Ibe, Sterling

Crystal Palace : Hennessey; Ward, Dann (C), Kelly, Souare; McArthur, Ledley, Puncheon; Lee, Bolasie; Chamakh