Laporan Pertandingan: Paris Saint-Germain 2-2 Caen

Bermain di Parc des Princes, Paris Saint Germain gagal memaksimalkan keunggulan setelah secara dramatis ditahan imbang Caen lewat skor 2-2, Sabtu (14/2) petang WIB.

Bermain di Parc des Princes, Paris Saint Germain gagal memaksimalkan keunggulan setelah secara dramatis ditahan imbang Caen lewat skor 2-2, dalam lanjutan Ligue 1 Prancis journee 25, Sabtu (14/2) petang WIB.

Zlatan Ibrahimovic membawa PSG unggul 1-0 saat laga baru berlangsung 120 detik. Ezequiel Lavezzi lantas melengkapi keunggulan di paruh pertama menjadi 2-0 di menit ke-40. Gol Emiliano Sala satu menit jelang laga berakhir, kemudian disempurnakan oleh Herve Bazile di detik akhir pertandingan, untuk mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang 2-2!

Babak Pertama

Bermain di Parc des Princes, Paris Saint-Germain menunjukkan dominasi mutlaknya atas Caen. Bombardir serangan langsung dilancarkan selepas sepakan mula dilakukan. Hasilnya brilian, karena PSG langsung bisa menorehkan gol pada peluang pertama yang didapat.

Menggantikan tempat Gregory Van de Wiel, Serge Aurier yang baru kembali dari Piala Afrika 2015 bermain ciamik. Memasuki menit kedua laga, umpan manisnya selepas menusuk sisi kiri pertahanan Caen, sukses dimaksimalkan oleh Zlatan Ibrahimovic. Kedudukan berubah 1-0 untuk PSG.

Tak berhenti, lancaran serangan PSG sungguh membuat Caen hanya bisa memainkan bola di daerahya sendiri. Kiper tuan rumah, Salvatore Sirigu, pun hanya ongkang-ongkang di sepanjang laga tanpa mendapatkan serangan berarti. Satu peluang emas untuk menggandakan kedudukan lantas hadir di menit ke-37.

Bekerja sama dengan Blaise Matuidi, tembakan geledek Yohan Cabaye secara tak beruntung hanya membentur mistar kawalan Remy Vercoutre. Lima menit jelang berakhirnya paruh pertama, aksi individu Lavezzi diakhiri lewat sepakan, yang secara luar biasa menembus jala tim tamu. PSG pun menutup 45 pertama dengan skor 2-0.

Babak Kedua

Paruh kedua, Cen mampu bermain lebih baik. Skema 4-5-1 yang disung sang pelatih, Patrice Garande, terasa lebih padu dengan beraninya mereka mengatur tempo permainan. Peran Julien Feret sebagai poros lini tengah jadi terasa krusial karena ia adalah otak tim tamu.

Tekanan pun mampu dilancarkan Caen memasuki satu jam jalannya pertandingan. Kans pertama datang dari tandukan Emiliano Sala di menit ke-61, mampu diselamatkan Sirigu dengan respons yang ciamik. Kiper asal Italia itu kembali melakukan aksi hebat dengan manahan tembakan jarak dekat Bengali Koita, tujuh menit berselang.

PSG kemudian mencoba bangkit dari tekanan luar biasa yang dilancarkan Cen. Mereka lantas coba menjauhkan keadan dengan mencetak gol ketiga. Sepakan voli Marco Verratti di menit ke-78, secara sial masih mampu ditepis Vercoutre.

Sang pencetak gol pertama, Ibrahimovic, lantas kembali beraksi i menit ke-87. Melakukan sesuatu yang akhir-akhir ini jarang dilakukannya, Ibra secara fantastis melewati tiga pemain lewat dribble yang brilian, namun sepakan kerasnya masih melambung tipis di atas mistar.

Keasyikan menyerang, Caen pun mampu memperkecil keadaan satu menit jelang laga berakhir. Melalui skema serangan balik yang cepat, eksekusi dingin Emiliano Sala sukses menaklukkan Sirigu. Keajaiban pun terjadi saat Herve Bazile secara luar biasa sukses menyamakan keadaan di detik terakhir laga. Fantastis, hasil akhir pertandingan pun imbang 2-2!

Susunan Pemain

Paris Saint-Germain: Sirigu; Aurier, Thiago Silva, Marquinhos, Maxwell; Cabaye, Verratti, Matuidi; Moura, Ibrahimovic, Lavezzi Caen: Vercoutre; Yahia, Appiah, Imorou, Da Silva; Suebe, Benezet, Koite, Kante; Feret, Sala

Topics