Laporan Pertandingan: Persela Lamongan 2-0 Persipura Jayapura

Laskar Joko Tingkir sukses memaksa Persipura menelan kekalahan pertama di ISL tahun ini.

OLEH DONNY AFRONI

Setelah bertahan di 18 pertandingan, Persipura Jayapura menelan kekalahan pertama pada Indonesia Super League (ISL) 2014 di laga ke-19 setelah ditekuk Persela Lamongan 2-0 di Stadion Surajaya, Selasa (2/9) malam WIB.
Kekalahan Persipura ini membuat Persebaya Surabaya memastikan diri menjadi juara wilayah timur, karena selisih enam poin yang tak mungkin terkejar di sisa satu laga. Sedangkan kemenangan membuat Persela Lamongan makin dekat ke delapan besar dengan koleksi nilai 28, atau berselisih tiga dari peringkat lima dan enam, Persiba Balikpapan, serta PSM Makassar.

Babak pertama

Persela yang membutuhkan kemenangan mengawali pertandingan dengan permainan terbuka. Namun mereka mendapat perlawanan sengit dari tim tamu yang juga bermain ofensif.

Kendati demikian, Persela mampu membuka keunggulan ketika laga memasuki menit keenam. Berawal dari tendangan bebas Arif Ariyanto di sektor kiri pertahanan Persipura, bola mengenai kaki Gerald Pangkali, sehingga membobol gawang sendiri.

Tersentak dengan gol itu, Persipura meningkatkan intensitas serangannya. Peluang diperoleh Rony Beroperay pada menit ke-11. Menerima umpan dengan dada, bola memantul terlalu jauh, sehingga kiper Choirul Huda lebih dulu menyergap si kulit bundar.

Eksekusi bola mati kembali mendatangkan petaka bagi Persipura pada menit ke-26. Berawal dari sepak pojok Arif, Zaenal Arifin yang luput dari perhatian pemain tim tamu muncul dari belakang, dan menanduk bola sambil menjatuhkan badan.

Tertinggal dua gol membuat Persipura makin intensif. Peluang diperoleh Rony saat laga berjalan setengah jam, tapi dimentahkan Choirul. Sedangkan tendangan Gerald Pangkali dari jarak dekat melambung di atas mistar di menit ke-38. Sementara sundulan Ian Louis Kabes menyambut tendangan bebas Pangkali menyamping tipis dari gawang. Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-0.

Babak kedua

Persipura yang tertinggal dua gol bermain lebih agresif untuk mengubah papan skor. Namun serangan yang dibangun Persipura terlalu terburu-buru, dan tanpa koordinasi, sehingga mudah dipatahkan barisan pertahanan Persela.

Tidak menghasilkan gol di lima menit awal babak kedua, Persipura meningkatkan agresivitas dengan memasukkan dua striker sekaligus, Boaz Salossa dan Yohanes Pahabol, serta menarik keluar Andri Ibo dan Nelson Alom di menit ke-53.

Hadirnya dua pemain menyerang ini memaksa pertahanan Persela harus bekerja keras. Tim Laskar Joko Tingkir pun memilih memperkuat tembok pertahanan, sambil sesekali melakukan serangan balik.

Persipura mendapatkan peluang untuk memperkecil ketertinggalan mereka di menit ke-79. Tapi Choirul yang tampil cemerlang di bawah mistar mampu mematahkan peluang Robertino Pugliara dari jarak dekat.

Di sepuluh menit waktu tersisa, praktis Persipura mengurung pertahanan Persela. Hanya saja, mereka mengalami kesulitan mendekati gawang Persela, dan lebih sering melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Persela: Choirul Huda; Roman Golian, Suroso, Edi Gunawan, Taufik Kasrun (Eki 70'), Danu Rosade, Catur Pamungkas, Zaenal Arifin (Feri 55'), Arif Ariyanto, Bijahil Calwa (Rudi 76'), Addison Alves.
Cadangan: Roni Tri; Dodok Anang, Eki Taufik, Srdjan Lopicic, Radikal Idealis, Feri Ariawan, Rudi Santoso.
Pelatih: Eduard Tjong

Persipura: Yoo Jae Hoon; Yohanis Tjoe, Daniel Tata, Andri Ibo (Boaz 53'/Jaelani 79'), Rony Beroperay, Nelson Alom (Pahabol 53'), Lim Jun Sik, Gerald Pangkali, Robertino Pugliara, Ian Louis Kabes, Titus Bonai.
Cadangan: Ferdiansyah; Fandry Imbiri, Boaz Solossa, Yohanes Pahabol, Jaelani Arey, Izaac Wanggai, Riky Kayame.
Pelatih: Jacksen F Tiago

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.