Laporan Pertandingan: Persijap Jepara 0-0 Gresik United

Meski menekan terus-menerus di babak kedua, Gresik United tidak bisa mengakhiri laga ke-19 mereka dengan gol.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter

Gresik United dan Persijap Jepara harus berbagi poin di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (28/8) sore, dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) wilayah barat.

Laga berakhir tanpa gol meski kedua tim punya peluang yang cukup untuk menjebol gawang lawannya. Persijap yang tampil tanpa misi beringas di paruh pertama, namun tiba-tiba seakan kehilangan semangat untuk poin hiburan.

Sementara Gresik arahan Alfredo Vera tampil buruk di paruh pertama tapi begitu digdaya di babak kedua, meski pada akhirnya gagal menaklukkan Dedi Haryanto yang bermain sigap di bawah mistar Laskar Kalinyamat.

Hasil imbang ini pun membuat Laskar Joko Samudro naik satu strip ke posisi delapan dengan raihan 21 poin, atau selisih enam poin dari Persita Tangerang di zona merah yang masih memiliki dua laga tersisa.

Babak Pertama

Laga baru memasuki menit kedua Gresik United sebagai tim tamu sudah mendapatkan peluang lewat tendangan bebas dari jarak ideal. Namun sayang Shohei Matsunaga hanya melepaskan tendangan yang lemah mengarah tepat ke pelukkan kiper Persijap Jepara, Dedi Haryanto.

Gresik yang sebenarnya masih berjuang dari tepi jurang degradasi nampak sedikit lengah di laga ini. Persijap pun merepotkan kiper Gresik Aji Saka pada menit kelima juga ketujuh, lewat tendangan Boy Jati dan Sciucatti. Beruntung usaha mereka masih belum membuahkan gol.

Pedro Javier yang kurang mendapat asupan bola dari rekan-rekannya, akhirnya di menit 12' ia coba membuka peluangnya sendiri dengan merebut bola dari kaki pemain Persijap. Dari luar kotak penalti striker asal Paraguay itu pun langsung melepaskan bola keras mendatar, Dedi Haryanto pun kembali melakukan penyelamatan.

Menit 28' Gresik nyaris saja memimpin. Berawal dari bola set-piece yang tajam mengarah ke gawang Persijap, Otavio Dutra berniat untuk menyambut dengan gawang kosong di depan mukanya. Tapi Evaldo sukses menggagalkan aksi Dutra dengan bloknya.

Meski Persijap bermain dengan lepas dan sangat merepotkan Gresik yang begitu rapuh, namun hingga turun minum tidak ada gol yang terjadi di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Babak Kedua

Tim tamu seakan mendapat motivasi berbeda di saat babak kedua dimulai. Gresik yang pada paruh pertama kurang greget langsung menebar ancaman ke gawang Persijap menit 47'. Kerja sama Matsunaga dan Pedro mampu mengelabui bek Persijap, tapi kiper Dedi Haryanto kembali jadi penyelamat tuan rumah.

Di lain sisi, semangat dari Persijap yang mereka tunjukkan di paruh pertama tak nampak lagi. Mereka terus ditekan oleh Laskar Joko Samudro. Khabib Syukron yang baru masuk di menit 57' gantikan David Faristian pun mendapat peluang yang matang tiga menit usai dirinya masuk. Umpan silang Pedro mampu disambar Khabib, tapi tendangan khabib begitu lemah dan mudah ditepis Dedi.

Matsunaga yang banyak mendapat peluang namun tak bisa menyempurnakannya ditarik keluar oleh Alfredo Vera untuk digantikan Reza Mustafa menit ke-76. Yang aneh Boy Jati pun ikut menuju bangku cadangan untuk digantikan Agung Suprayogi. Padahal Boy jadi sosok yang paling ngotot membangun serangan Persijap.

Tuan rumah seakan kehilangan gairah mereka, Gresik benar-benar mendominasi dan terus menekan Laskar Kalinyamat. Hingga pada menit 86' Khabib kembali mendapat peluang usai menerima tendangan bebas Reza ke kotak penalti. Tapi tendangan Khabib malah meninggu padahal begitu dekat.

Pedro sempat mendapat peluang di menit-menit akhir, tapi usahanya juga gagal menjebol gawang tuan rumah. Laga pun haris berakhir imbang tanpa gol, Gresik belum bisa tenang dengan hasil ini. Dan Persijap yang sudah tak mengejar apa-apa mendapat satu poin.

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.