Laporan Pertandingan: Persik Kediri 2-2 Arema Cronus

Mendominasi sepanjang pertandingan, Singo Edan harus puas bermain imbang melawan Macan Putih.

OLEH DONNY AFRONI
Faris Aditama tampil sebagai pahlawan Persik Kediri setelah golnya di masa injury time memaksa duel melawan Arema Cronus di Stadion Gajayana, Rabu (27/8), berlangsung imbang 2-2.

Tambahan satu poin ini belum mengamankan Persik dari ancaman degradasi. Persik kini mengumpulkan nilai 18 dari 19 laga, atau unggul tiga angka atas Persita Tangerang yang berada di zona degradasi. Sedangkan Arema tetap kokoh di puncak klasemen dengan poin 43.
Babak pertama
Kendati berstatus tuan rumah, Persik terpaksa menggelar laga di Malang, akibat tak ada izin dari kepolisian Kediri. Tak heran bila Stadion Gajayana pun dibanjiri penonton tim tamu.
Arema yang unggul materi pemain sudah melakukan tekanan sejak peluit kick-off ditiupkan wasit. Sedangkan Persik lebih memilih menerapkan strategi bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik.
Permainan agresif Arema menghadirkan sejumlah peluang, termasuk sundulan Dendi Santoso menyambut umpan Gustavo Lopes pada menit ke-17. Gustavo juga mendapatkan peluang di menit ke-26, tapi tendangan kaki kirinya masih menyamping dari gawang.
Persik sudah melakukan pergantian pemain pada menit ke-27. Qischil Gandruminny masuk menggantikan Fortune Udo yang mendapat cedera. Sedangkan Arema menarik keluar Sunarto yang tak berfungsi dengan baik di barisan depan, dan memasukkan Samsul Arif di menit ke-35.
Keasyikan menyerang membuat pertahanan Arema lengah, dan Persik memanfaatkan serangan baliknya dengan baik di menit ke-37. Umpan panjang dari sektor kanan langsung ditanduk Ngon Mamoun yang menunggu di kotak penalti. Kiper Kurnia Meiga tak mampu mencegah bola masuk ke dalam gawangnya, sehingga Persik mengungguli Arema di babak pertama.
Babak kedua
Tertinggal satu gol, Arema makin meningkatkan intensitas serangannya untuk menyamakan kedudukan. Sedangkan Persik tetap menerapkan skema bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik.
Pendukung tim tamu akhirnya bersorak kegirangan pada menit ke-50. Kendati ditempel ketat Slamet Sampurno, Samsul mampu memanfaatkan umpan sundulan Alberto Goncalves, dan melepaskan tendangan menyilang yang tak bisa dibendung kiper Sandy Firmansyah.
Persik mencoba mengejar ketertinggalan. Serangan balik yang dikembangkan tuan rumah membuat Arema kewalahan. Peluang emas diperoleh Ngon Mamoun di menit ke-58. Sayangnya, Ngon Mamoun gagal memaksimalkan umpan tarik Faris Aditama.
Setelah tandukan Irsyad Maulana mengarah ke pelukan Sandy di menit ke-74, Arema akhirnya berbalik unggul. Umpan tendangan bebas dari sektor kiri pertahanan Persik disambut tandukan Beto. Bola membentur tiang, dan Beto mengejarnya untuk menceploskan si kulit bundar ke dalam gawang di menit ke-82.
Di saat Arema bersiap menyambut kemenangan, Faris Aditama tampil sebagai pahlawan Persik di masa injury time. Umpan Ngon Mamoun dapat diselesaikan Faris dengan memperdayai Kurnia Meiga, sehingga laga ditutup dengan skor imbang 2-2.
Berikut susunan pemain kedua tim:
Persik: Sandy Firmansyah; Khusnul Yuli, Slamet Sampurno, Budi Santoso, Syaiful Indra, Harianto, Suswanto (Bezi 68'), Fakhruddin (Rendy Irawan 85'), Ngon Mamoun, Faris Aditama, Fortune Udo (Qischil 27').
Cadangan: Tedi Heri Setiawan; Anwarudin, Tamsil, Frank Bezi, Rendy Irawan, Rendy Saputra, Qischil Gandruminny.
Pelatih: Hartono Ruslan
Arema: Kurnia Meiga; Victor Igbonefo, Thierry Gathuessi, Purwaka Yudi, Alfarizi, Dendy Santoso (Irsyad 62'), I Gede Sukadana, Ahmad Bustomi (Hendro 78'), Gustavo Lopes, Sunarto (Samsul 35'), Alberto Goncalves.
Cadangan: Made Wirawan; Munhar, Benny Wahyudi, Irsyad Maulana, Hendro Siswanto, Jimmy Suparno, Samsul Arif.
Pelatih: Suharno

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.