Laporan Pertandingan: Persiram Raja Ampat 1-2 PSM Makassar

Pemain pengganti Kurniawan Karman tampil sebagai bintang Juku Eja lewat golnya di masa injury time.

OLEH DONNY AFRONI & ADHE MAKAYASA

PSM Makassar sukses mendulang tiga angka dalam laga tandangnya usai mengalahkan Persiram Raja Ampat 2-1 pada lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (13/8) malam WIB.

Tambahan tiga angka membuat PSM kini mengumpulkan poin 19 dari 16 pertandingan. Raihan angka ini sama dengan Persiba Balikpapan yang mendapatkannya dari 17 laga. Sedangkan kekalahan membuat upaya Persiram ke delapan besar makin berat.

Namun usai laga, terjadi kericuhan yang melibatkan fans Persiram. Mereka turun ke lapangan untuk mengejar wasit dan pemain PSM. Situasi pun akhirnya dapat dikendalikan pihak keamanan.

Babak pertama

Kendati mempunyai tekad memetik angka penuh demi mewujudkan ambisi masing-masing, Persiram dan PSM mengawali pertandingan dengan lamban. Kedua tim tampak berhati-hati sambil mencari peluang menusuk jantung pertahanan lawan.

Tak pelak, permainan antara Persiram dan PSM berlangsung membosankan. Laga berjalan 20 menit, kedua tim lebih sering berkutat di lini tengah, sehingga tidak ada peluang berarti yang membahayakan.

Selepas itu, irama permainan mulai meningkat. Persiram akhirnya bisa membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-26. Tendangan bebas Mbida Messi dari jarak sekitar 20 meter tidak bisa dihadang Markus Horison, kendati kiper PSM itu sudah terbang untuk mencegah bola masuk ke dalam gawangnya.

PSM merespon ketertinggalan dengan agresif. Hasilnya, mereka mampu menyamakan kedudukan selang tiga menit kemudian. Tendangan bebas Syamsul Chaeruddin di sudut kanan disundul Boman Bi Aime di dalam kotak penalti. Kiper Deny Marcel pun gagal menghalau laju bola.

Di waktu tersisa, kedua tim mendapatkan peluang melalui set-piece, namun tak menghasilkan gol. Tendangan bebas Syamsul masih melenceng tipis dari gawang. Sedangkan tandukan Elton Maran menyambut tendangan bebas Mbida Messi melambung di atas mistar gawang.

Babak kedua

Permainan Persiram dan PSM lebih baik dibandingkan babak pertama. Kedua tim memperlihatkan permainan agresif demi memburu tiga angka. Perlahan-lahan, tensi pertandingan pun memanas.

PSM mencoba menggebrak pertahanan Persiram lebih dulu. Ardan Aras melakukan penetrasi ke kotak penalti Persiram, namun Deny Marcel dengan sigap mampu menghentikan aksi Ardan. Sedangkan tendangan M Rahmat menyambut umpan silang Mamadou masih melenceng tipis dari gawang.

Persiram memberikan respon terhadap serangan PSM. Markus Horison nyaris melakukan blunder ketika menyapu bola di menit ke-70. Ortizan Solossa mencoba mengambil keuntungan ketika mendapatkan bola, dan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi masih belum mengarah dengan benar.

Persiram dan PSM harus menuntaskan laga dengan sepuluh pemain sejak menit ke-73, menyusul diusirnya pemain dari kedua tim, karena nyaris berkelahi. Di kubu PSM, Mamadou diusir usai menerima dua kartu kuning, sementara di pihak Persiram, Cristian Uron diganjar kartu merah.

Menjelang pertandingan berakhir, tendangan pemain pengganti Kurniawan Karman tampil sebagai pahlawan PSM ketika memastikan mencetak gol kemenangan Juku Eja menyambar bola liar di pertahanan tuan rumah, sekaligus membuat Persiram menelan dua kekalahan berturut-turut di laga kandang yang berujung kericuhan usai wasit meniup peluit panjang.

Berikut susunan pemain kedua tim:
Persiram: Deny Marcel; Leonard Tupamahu, Sa'anun Alqadri, Marko Kabiay (Izak 46'), Ortizan Solossa, Imanuel Padwa, Mbida Messi, Steven Imbiri, Elton Maron, Enggel Berd Sani, Erol Simanupendi (Uron 46').
Cadangan: Galih Sudaryono; Izak Konon, Frans Sauyai, Arifin Genuni, Cristian Uron, Mario Albekop, Moses Banggo.
Pelatih: Gomes Olivera.

PSM: Markus Horison; Iqbal Samad, Razul (I Ketut Mahendra 14'), Agung Prasetyo, Boman Bi Aime, Ardan Aras, Rasyid Bakri, Syamsul Chaeruddin, Michael Baird (Kurniawan 83'), Mamadou, M Rahmat (Abanda 86').
Cadangan: I Ngurah Komang; Djayusman Triasdi, I Ketut Mahendra, Dedi Irwandi, Kurniawan Karman, Andi Oddang, Abanda Rahman.
Pelatih: Asgaf Razak. addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.