Laporan Pertandingan: Pusamania Borneo 2-2 Arema Cronus

Sepuluh pemain Arema akhirnya mampu menahan imbang Pusamania Borneo FC.

Harapan Arema Cronus untuk tetap bisa menempel ketat Persipura Jayapura di perburuan titel Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 tetap terjaga. Tim berjuluk Singo Edan itu membawa satu poin ketika bertandang ke Stadion Segiri, untuk kontra Pusamania Borneo, Minggu (10/12) malam.

Arema mendapat perlawanan sengit dari tim tuan rumah Borneo. Belum lagi, Oktovianus Maniani harus mandi lebih awal sebelum babak pertama berakhir, membuat Arema harus bermain dengan sepuluh pemain tersisa.

Laga yang berjalan penuh drama ini nyaris jadi milik Borneo, ketika wasit menunjuk titik putih pada pengujung laga. Untungnya, Achmad Kurniawan kembali jadi aktor protagonis dengan menahan tendangan penalti yang dieksekusi Edilson Tavares.

Babak Pertama

Secara agresif Pusamania Borneo membuka laga kontra Arema Cronus. Hasilnya, ketika laga belum berjalan satu menit, Jefri Kurniawan sudah mampu membobol gawang Arema lewat sundulan kepala setelah menerima umpan silang dari sisi kanan.

18 menit laga berjalan, Pusamania Borneo berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini lewat gelandang asal Brasil Flavio Beck Jr. yang melesatkan bola kemudian arahnya berubah setelah membentur Hamka Hamzah. Achmad Kurniawan pun terlanjur mati langkah dan gol terjadi.

Usaha Arema untuk mengejar ketertinggalan akhirnya berbuah hasil pada menit ke-38. Ferry Aman Saragih mampu menjaringkan bola ke gawang kawalan Dian Agus Prasetyo lewat tendangannya dari dalam kotak penalti.

Arema akhirnya harus kehilangan pemain ketika Oktovianus Maniani diganjar kartu kuning kedua. Tapi secara mengejutkan Arema justru mampu mencetak gol penyama lewat titik putih pada menit 4-2 melalui Cristian Gonzales. Paruh pertama pun berakhir sama kuat.

Babak Kedua

Serangan sporadis dilakukan Pusamania Borneo pada babak kedua, itu dilakukan mengingat Boreno pun unggul jumlah pemain. Sundulan Pedro Javier setelah menyambut tendangan penjuru rekannya tipis melenceng dari sasaran.

Arema Cronus nampak lebih sabar dan hati-hati untuk melancarkan serangan pada babak kedua ini. Kalah jumlah pemain tak membuat koordinasi pertahanan dari tim Singo Edan mengendur.

Sepuluh menit jelang laga berakhir, Pedro Javier dan pemain Sultan Samma silih berganti mengancam gawang Arema namun gagal mencetak gol. Pada pengujung laga, wasit Abdul Rahman Salasa menunjuk titik putih bagi Pusamania Borneo.

Keputusan itu diambil menyusul bola yang memantul dari tiang gawang dinilai mengenai tangan Goran Ganchev. Pemain Arema mogok dan tak puas dengan keputusan wasit, sampai-sampai Goran meminta rekaman video kepada kameramen.

Dari rekaman, bola pantulan tiang tak mengenai tangan melainkan paha dari Goran. Walau begitu penalti tetap diberikan untuk tuan rumah. Achmad Kurniawan pun tampil jadi pahlawan karena tendangan Tavares mampu ia tangkap.

Tak ada gol tambahan terjadi pada babak kedua, meski Arema sempat menekan Pusamania Borneo pada detik-detik akhir pertandingan. Hasil imbang ini pun menjaga asa Arema untuk terus mengejar Persipura Jayapura di perburuan titel.

Susunan Pemain

PBFC: Dian Agus; Zulkifli Syukur, Jad Noureddine, Firly Apriansyah, Gerald Pangkali; Jefri Kurniawan, Ponaryo Astaman, Flavio Beck, Terens Puhiri; Edilson Tavares; Pedro Javier.

Arema: Achmad Kurniawan; Syaiful Indra, Goran Ganchev, Hamka Hamzah, Johan Farizi; Okto Maniani, Nicholas Kalmar, Ferry Saragih, Raphael Maitimo, Sunarto; Cristian Gonzales.

Foto: GTS