Laporan Pertandingan: AS Roma 0-0 AC Milan

AS Roma tak mampu mengeksploitasi kelemahan Milan yang bermain minus satu pemain di babak kedua.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Antiklimaks di Stadio Olimpico. Laga AS Roma dan AC Milan, Minggu [21/12] dini hari WIB, berakhir dengan skor kacamata.

Meski tuan rumah tampil dominan, rangkaian peluang yang didapatkan mereka di masing-masing babak tak mampu menghasilkan gol.

Tambahan satu angka ini tak banyak mengubah posisi kedua tim, di mana klub ibu kota masih bertengger di posisi kedua dengan sekarang mengoleksi poin 36, terpaut tiga angka dari posisi puncak yang dihuni Juventus, sedang Rossoneri tetap di posisi ketujuh dengan perolehan 25 angka.

Babak pertama

Setelah meraba-raba di awal paruh pertama, Roma baru baru bisa menyerang dengan konkret pada menit ke-14 melalui tendangan bebas Francesco Totti, meski eksekusi itu tidak terlalu membahayakan kiper Diego Lopez.

Florenzi mendapatkan dua peluang di menit ke-20. Yang pertama tandukannya, usai melanjutkan umpan lambung Gervinho, mengarah persis ke dekapan Lopez. Lalu tendangannya di depan kotak penalti mengenai Bonera yang akhirnya mengarahkan bola ke samping.

Semenit berselang sepak pojok yang dilayangkan Totti berakhir di kaki Daniele De Rossi di luar kotak penalti. Sayang, dentuman sang gelandang dapat ditangkap dengan sempurna oleh Lopez.

Sang kapten kembali menebar ancaman pada menit ke-26. Lagi dari arah tendangan bebas. Akan tetapi Lopez masih cekatan dalam menghalau usaha Totti tersebut.

Setengah jam pertandingan, Milan tak jua keluar dari tekanan. Gervinho hampir saja mencetak gol andai aksi individunya yang menembus kotak penalti diakhiri dengan tendangan terukur. Lopez mampu menggagalkan peluang dari eks personel Arsenal itu.

De Sanctis dengan berani keluar dari sarangnya untuk menghalau bola sejurus kemudian, dan si kulit bulat jatuh di kaki Poli. Nama terakhir kemudian mengarahkannya ke gawang kosong. Tapi dia kurang beruntung. Melenceng.

Di menit ke-38 barulah Milan bisa menjajal teritori pertahanan Roma. Itu pun dari sepakan jarak jauh. Adalah Mexes yang melakukan usaha itu meski dapat ditinju dengan baik oleh De Sanctis.

Babak kedua

Milan langsung membangun serangan saat lima menit paruh kedua berjalan. Jeremy Menez menjajal peruntungannya, tapi kiper De Sanctis spontan jatuh bangun untuk membendung bola.

Demikian juga dengan tendangan datar Poli, yang sayangnya masih menipis di sisi kiri gawang De Sanctis. Tak jauh berbeda pula dengan Bonaventura yang tendangannya belum mampu mengubah papan skor. Milan mulai menemukan ritme mereka!

Memasuki menit ke-70, Rossoneri harus bermain sepuluh pemain menyusul kartu kuning kedua Pablo Armero. Dia konyol karena berusaha mengontrol bola dengan tangannya. Wasit pun tak mengampuninya.

Enam menit sebelum pertandingan rampung, Totti melepas tembakan ambisius. Mungkin ceritanya akan berbeda andai tidak mengenai tubuh Nigel De Jong.

Roma kembali membangun serangan semenit kemudian melalui Gervinho, meski tendangan sang striker terlalu pelan. Destro coba melanjutkan namun bola yang sudah keburu dalam dekapan Lopez membuat wasit menilai aksi itu sebagai pelanggaran.

Kolaborasi Gervinho dan Ljajic di box tim tamu nyaris menghasilkan gol pembuka yang juga mungkin penutup laga. Lopez dengan cermatnya mematahkan kerja sama apik itu. Bola muntah sempat dimaksimalkan Totti, namun blokade benteng pertahanan Milan yang solid membuat publik tuan rumah hanya menelan ludah.

Peluit panjang dibunyikan, papan skor tetap menunjukkan angka kacamata.

AS Roma starting XI: De Sanctis, Maicon, Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas, Nainggolan, De Rossi, Keita, Florenzi, Totti, Gervinho.

AC Milan starting XI: Diego Lopez, Bonera, Mexes, Zapata, Armero, Poli, De Jong, Montolivo, Honda, Menez, Bonaventura.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics