Laporan Pertandingan: Semen Padang 2-1 Pelita Bandung Raya

Tambahan tiga angka dari duel melawan PBR menjaga peluang Semen Padang ke delapan besar.

OLEH DONNY AFRONI
Semen Padang terus menjaga asa lolos ke delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014 setelah memetik kemenangan 2-1 atas Pelita Bandung Raya di Stadion H Agus Salim, Minggu (10/8) malam WIB.

Raihan tiga angka ini membuat Semen Padang tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara wilayah barat dengan nilai 33, terpaut lima angka dari Arema Cronus yang berada satu tangga di atasnya.

Sebaliknya, kekalahan dalam laga tandang di Padang itu membuat PBR tersendat. The Boys Are Back tetap berada di posisi keenam klasemen dengan koleksi nilai 22, terpaut tujuh angka dari Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Babak pertama

Tampil di hadapan pendukungnya, dan berambisi memperlicin jalan menuju delapan besar, Semen Padang langsung melakukan tekanan ke pertahanan PBR, sehingga memaksa tim tamu bekerja keras di awal laga.

Pendukung tuan rumah bersorak kegirangan melihat tim kesayangannya sudah membuka keunggulan ketika laga memasuki menit keenam, setelah gelandang serang Esteban Viscarra memaksa kiper Deniss Romanov memungut bola dari jalanya.

Unggul gol cepat membuat Semen Padang percaya diri. Intensitas tekanan ditingkatkan untuk menggandakan keunggulan. Akibatnya, PBR mengalami kesulitan mengembangkan permainan, menyusul tekanan yang diberikan Semen Padang.

Pada menit ke-25, Semen Padang sukses menggandakan keunggulan mereka. Melalui serangan balik cepat, Viscarra mengirim umpan kepada Osas Saha yang selanjutnya melepaskan tendangan keras ke arah gawang. Deniss mampu memblok tendangan Osas, tapi bola muntah disambar M Nur Iskandar.

Selepas laga berjalan setengah jam, PBR mulai bisa mengimbangi permainan Semen Padang. TA Musyafri sempat menceploskan bola ke gawang Fakhrurrozi memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Tapi gol ini dianulir, karena pemain PBR terlebih dahulu melakukan pelanggaran. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Babak kedua

Semen Padang kembali memperlihatkan permainan agresif di babak kedua, dan membuat PBR berada dalam tekanan. Di lain sisi, permainan PBR pun makin membaik di paruh kedua ini.

Walau mampu memberikan tekanan, penyelesaian akhir yang terburu-buru, dan solidnya barisan belakang anak asuh Dejan Antonic membuat Semen Padang menemui jalan buntu untuk memperbesar keunggulan mereka.

Pelatih Jafri Sastra kemudian memasukkan Valentino Telaubun, dan menarik keluar Hengki Ardiles yang mulai menurun kondisi fisiknya. Namun perubahan ini tidak membuahkan hasil bagus.

PBR mulai keluar menyerang untuk melakukan tekanan, dan memanfaatkan kesalahan yang beberapa kali diperlihatkan Valentino. Akibatnya, PBR mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-77 melalui striker veteran Bambang Pamungkas.

Kecolongan satu gol membuat Semen Padang tersentak, dan kembali menekan pertahanan PBR. Saling serang pun terjadi menjelang laga berakhir, namun skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Berikut susunan pemain kedua tim:
Semen Padang: Fakhrurrozi; Saepuloh Maulana, Seftia Hadi, Hengki Ardiles (61'), Novan Setya Sasongko, Yu Hyun Koo, Eka Ramdani, M Nur Iskandar (Ricky 85'), Esteban Vizcarra, Airlangga Sucipto, Osas Saha.
Cadangan: Jandia Eka Putra; Valentino Telaubun, Ricky Ohorella, Jajang Paliama, M Rizal, Rudi, Fahrizal Dillah.
Pelatih: Jafri Sastra

PBR: Deniss Romanov; Dias Angga Putra, Wildansyah, Boban Nikolic, Nova Arianto, Iman Faturohman (Wawan 63'), Rizky Pellu(Riyandi 78'), Kim Jeffrey Kurniawan, TA Musafri, David Laly, Bambang Pamungkas.
Cadangan: Alfonsius Kevlan; M Rifan, Anggo Julian, Wawan Febrianto, Riyandi Ramadhana, Dolly Gultom, Fariz Dhinata.
Pelatih: Dejan Antonic addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.