Laporan Pertandingan: Singapura 1–2 Indonesia

Gol Andik dan Lilipaly memastikan Indonesia merebut tiket semi-final setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Timnas Indonesia lolos dari lubang jarum untuk memastikan tiket semi-final AFF Suzuki Cup 2016 setelah mengalahkan Singapura 2-1 di laga pamungkas Grup A di Stadion Rizal Memorial, Jumat (25/11) malam WIB.

Hasil tersebut membuat Indonesia mengumpulkan nilai empat untuk menempati peringkat dua mendampingi Thailand berlaga di empat besar turnamen sepakbola dua tahunan se-Asia Tenggara ini. Hal itu tak lepas dari keberhasilan Thailand mengalahkan Filipina 1-0 di Stadion Philippine Sports di saat bersamaan, sehingga The Azkals hanya mengoleksi dua poin.

Babak pertama

Indonesia dan Singapura yang membutuhkan kemenangan untuk lolos ke semi-final menerapkan permainan agresif sejak peluit kick-off ditiupkan wasit. Namun Indonesia mampu menguasai permainan, dan menebar ancaman lebih dulu.

Andik Vermansah mendapatkan kesempatan dua kali berturut-turut untuk menjebol gawang Singapura. Sayangnya, sepakan Andik di menit ke-13 masih melayang di atas mistar. Selang satu menit kemudian, tandukan Andik mampu diamankan kiper Hassan Sunny.

Gawang Indonesia justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-27. Umpan sundulan Safuwan Baharudin dari sisi kanan serangan Singapura ke sektor kiri disambut bicyle kick Khairul Amri yang berdiri bebas tanpa pengawal untuk merobek gawang Kurnia Meiga.

Tertinggal satu gol, Indonesia berusaha bangkit, sehingga mendapatkan peluang selang satu menit kemudian. Boaz Solossa yang masuk ke kotak penalti melepaskan tendangan kaki kiri, tapi bisa diblok Hassan.

Permainan bertahan yang diterapkan Singapura setelah mengungguli Indonesia membuat skuat Garuda menemui jalan buntu. Indonesia mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi tetap tidak membuahkan hasil. Skor 1-0 untuk keunggulan Singapura bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak kedua

Indonesia mengawali babak kedua dengan tidak bagus. Permainan agresif yang diperlihatkan di paruh pertama tidak terlihat. Sebaliknya, Singapura justru sudah menggeber serangan, dan memberikan ancaman bagi Meiga di menit ke-48. Tendangan keras Amri masih bisa diblok Meiga.

Melihat kondisi ini, pelatih Alfred Riedl berusaha meningkatkan daya serang dengan memasukkan Ferdinand Sinaga, dan menarik keluar Evan Dimas di menit ke-58. Walau serangan menjadi hidup, Indonesia masih kesulitan menembus pertahanan solid Singapura.

Upaya Indonesia menyamakan kedudukan akhirnya terwujud pada menit ke-62. Rizky Pora yang menusuk dari sisi kiri melepaskan umpan silang. Andik yang muncul tiba-tiba tanpa pengawalan langsung melepaskan tendangan first time untuk menjebol gawang Singapura.

Setelah skor berubah imbang, Singapura kembali meningkatkan intensitas serangannya. Kans didapat The Lions selang dua menit kemudian. Namun tandukan Hariss Harun menerima umpan sundulan Shakir Hamzah masih bisa ditepis Meiga.

Indonesia mendapatkan peluang untuk membalikkan keadaan pada menit ke-68. Boaz melepaskan tendangan dari kotak penalti, tapi diblok Hassan. Boaz kembali menyambut bola muntah, namun kali ini Hassan mampu menangkap bola.

Tim Merah Putih akhirnya memastikan kemenangan lima menit menjelang pertandingan berakhir. Umpan Boaz dari sisi kiri serangan gagal disapu barisan pertahanan Singapura, dan Stefano Lilipaly berhasil menjebol gawang Hassan melalui tendangan keras kaki kanan.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Singapura: Hassan Sunny; Daniel Bennett, Madhu Mohana, Shakir Hamzah, Faritz Hameed, Hariss Harun, Mohan Anumanthan (Shahfiq 84'), Faris Ramli (Gabriel 90+1'), Yasir Hanapi (Shahril 75'), Khairul Amri, Safuwan Baharudin.
Cadangan: Izwan Mahbud, Syazwan Buhari; Shahril Ishak, Baihakki Khaizan, Juma'at Jantan, Shahdan Sulaiman, Shahfiq Ghani, Gabriel Quak, Sahil Suhaimi, Izzdin Shafiq.

Pelatih: Varadaraju Sundramoorthy

Indonesia: Kurnia Meiga; Fachrudin Aryanto, Rudolof Yanto Basna, Abduh Lestaluhu, Beny Wahyudi (Manahati 73'), Bayu Pradana, Evan Dimas (Ferdinand 58'), Rizki Pora (Zulham 78'), Stefano Lilipaly, Andik Vermansah, Boaz Solossa.
Cadangan: Andritany Ardhiyasa, Teja Paku Alam; Ferdinand Sinaga, Zulham Zamrun, Manahati Lestusen, Bayu Gatra, Dedi Kusnandar, Gunawan Dwi Cahyo, Muchlis Syaifulloh, Abdul Rachman, Lerby Eliandry, Hansamu Pranata.

Pelatih: Alfred Riedl