Laporan Pertandingan: Torino 0-0 FC Internazionale

FC Internazionale mengawali Serie A Italia 2014/15 dengan satu angka setelah bermain imbang tanpa gol dengan Torino.

OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter
Debut Nemanja Vidic di Serie A Italia tidak berakhir menyenangkan setelah FC Internazionale ditahan imbang tanpa gol oleh tuan rumah Torino, sementara dirinya dikartu merah oleh wasit di akhir laga karena dianggap melakukan penghinaan.
Babak Pertama
Torino mengawali pertandingan dengan skema bertahan dan membuat FC Internazionale sepenuhnya mendominasi permainan. Namun, sedikit demi sedikit tuan rumah berani keluar menyerang dan mampu memberikan tekanan terhadap Inter.
Lini belakang Inter yang dikawal oleh Nemanja Vidic, Andrea Ranocchia dan Juan Jesus harus bekerja keras untuk menghadang setiap serangan yang datang.
Serangan Torino tampak akan membuahkan hasil ketika wasit menunjuk titik putih karena Vidic dinilai melanggar Fabio Quagliarella di kotak terlarang di menit ke-19, tetapi Samir Handanovic memastikan skor tetap tanpa gol usai ia sukses mementahkan penalti Larrondo.
La Beneamata mencoba bangkit usai nyaris tertinggal, serangan mereka membuahkan hasil di menit ke-27 setelah umpan Hernanes dikonversi menjadi gol oleh Mauro Icardi, tetapi sayang wasit menganulirnya karena striker asal Argentina itu sudah terjebak dalam posisi offside.
Torino kemudian mampu mengambil alih kendali permainan dalam sepuluh menit terakhir pertandingan, Inter tampak frustrasi dalam menembus pertahanan tuan rumah sehingga kerap membuat kesalahan, sementara Torino selalu melancarkan serangan yang cukup membahayakan gawang yang dikawal Handanovic. Skor imbang tanpa gol akhirnya bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Torino kembali melanjutkan performa positif mereka di akhir paruh pertama dengan melancarkan serangan-serangan berbahaya ke gawang Inter di sepuluh menit pertama babak kedua.
Larrondo memiliki peluang ketika ia mendapatkan ruang tembak, tetapi sepakannya masih melenceng. Kemudian, Bovo yang melepaskan tembakan keras dan akurat, yang sayang masih bisa ditangkap dengan baik oleh Handanovic. Peluang terbaik didapatkan oleh Quagliarella saat ia menyambar bola umpan Darmian yang awalnya ditujukan kepada Larrondo, tetapi lagi-lagi akurasinya masih tidak tepat.
Mazzarri kemudian mencoba mengubah skema dengan memasukkan Pablo Osvaldo untuk menggantikan Yann M'Vila. Pergantian itu nyaris langsung membuahkan hasil ketika mantan pemain Juventus itu menanduk umpan silang Dodo, tetapi sayang bola masih melenceng dari sasaran.
Masuknya osvaldo membuat serangan Inter hidup dan tampak lebih membahayakan gawang Torino. Pada menit ke-68, pemain yang digaet dari Southampton itu hampir memecah kebuntuan ketika memanfaatkan umpan terobosan Hernanes, namun kiper Torino, Padelli, mampu melakukan penyelamatan gemilang pertama kali dalam laga ini.
Beberapa menit kemudian, Hernanes mencoba peruntungannya melalui tembakan jarak jauh, dan Padelli kembali berhasil melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang Inter yang mulai bangkit.
Beberapa peluang di sisa waktu yang didapatkan oleh kedua tim tetap tidak mampu memecahkan kebuntuan di pertandingan ini, sehingga skor imbang tanpa gol bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan usai. Namun, Inter harus mengakhiri laga ini dengan sepuluh pemain setelah Vidic dikartu merah oleh wasit karena dianggap melakukan penghinaan dengan melakukan tepuk tangan.
Susunan Pemain
Torino: Padelli; Bovo, Glik, Moretti; Darmian, Nocerino, Gazzi, El Kaddouri,Molinaro; Quagliarella, Larrondo
FC Internazionale: Handanovic; Ranocchia, Vidic, Juan Jesus; Jonathan, Medel, M'Vila, Dodò; Kovacic, Hernanes; Icardi.

//
//
//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics