Laporan Pertandingan: Udinese 0-0 Juventus

Minimnya efektivitas di mulut gawang menjadi kendala bagi Juventus dan Udinese untuk menciptakan sebiji gol di Friuli.

Juventus dan Udinese sama-sama harus puas membawa pulang satu poin setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di Friuli, dalam giornata 21 Serie A Italia, Minggu (1/2) malam WIB. Kendati banyak peluang bagus tercipta di kedua babak, minimnya efektivitas di mulut gawang menjadi penyebab utama kedua tim gagal mencetak satu gol pun.

Dengan hasil ini, Juventus masih duduk nyaman di puncak klasemen dengan 50 poin. Bianconeri sukses mempertahankan jarak tujuh angka dari peringkat kedua AS Roma yang sehari sebelumnya juga bermain seri kontra Empoli. Adapun Udinese masih tertahan di papan tengah klasemen dengan koleksi 28 poin.

Babak Pertama

Tidak seperti biasanya, di laga ini pelatih Massimiliano Allegri menurunkan formasi tiga bek dengan dua wing-back mengapit tiga gelandang sentral. Hasilnya, Juventus mampu mendominasi jalannya laga sejak kick-off. Peluang pertama langsung mereka dapatkan di menit ketiga melalui tandukan melebar Stephen Lichtsteiner yang menyambut crossing Patrice Evra.

Kendati demikian, Udinese ternyata mampu meladeni permainan Juventus lewat serangan balik. Pasukan Andrea Stramaccioni harusnya bisa mencetak gol di menit 12 ketika Bruno Fernandes terlepas sendirian ke kotak penalti Juventus. Sayang, momentum akhirnya hilang akibat sang gelandang terlalu lama mengontrol bola dan sedikit terpeleset.

Antonio Di Natale lantas membantu Fernandes dari belakang, namun tembakannya menyamping dari gawang Gianluigi Buffon. Di pertengahan babak pertama, serangan demi serangan terus dilancarkan kedua tim. Diawali dengan tembakan melenceng Paul Pogba dan Carlos Tevez, Udinese lantas mengikutinya dengan sepakan melebar Fernandes yang menyambar bola muntah Cyril Thereau.

Juventus membuat peluang lagi di menit 28 ketika tandukan bebas Fernando Llorente menyambut sepak pojok masih melebar. Semenit kemudian, serangan balik Udinese membuat Buffon bekerja keras dengan menepis sepakan deras Fernandes. Di 15 menit terakhir babak pertama, tempo permainan sedikit melambat sehingga membuat kedua tim tidak mampu menciptakan peluang berarti.

Tercatat hanya Pogba yang melepaskan dua tembakan dari luar kotak penalti, itu pun masih melenceng jauh. Hingga babak pertama berakhir, skor kacamata 0-0 masih tersaji di papan skor.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, baik Allegri dan Stramaccioni tidak mengubah susunan pemainnya sehingga diharapkan permainan atraktif di babak pertama bisa terulang kembali. Hal tersebut langsung terlihat ketika Udinese nyaris membuka keunggulan di menit 53 ketika Danilo melompat tinggi untuk menanduk sepak pojok Di Natale.

Namun, Buffon dengan sigap mampu mengantisipasi peluang jarak dekat itu. Tak lama berselang, tepatnya di menit 58, Juventus mendapat peluang terbaiknya di laga ini. Dalam sebuah skema serangan di kotak penalti, gelandang Juve yang dipinjam dari Udinese, Roberto Pereyra, melepaskan tembakan kencang yang gagal dibendung kiper Orestis Karnezis.

Akan tetapi, bola hanya menghajar keras mistar gawang. Selepas peluang tersebut, alur serangan kedua tim tidak sedinamis seperti sebelumnya seiring bola banyak berkutat di lini tengah. Alvaro Morata pun dimasukkan dengan harapan untuk menambah daya gedor Juve di sisa waktu 25 menit.

Namun, peluang bagus yang dinanti-nanti baru tercipta di lima menit terakhir. Diawali dengan sepakan voli di dalam kotak penalti Di Natale yang masih melambung tinggi di menit 85. Semenit berselang, Tevez meniya-nyiakan peluang yang harusnya menjadi gol penentu.

Akselerasi Morata dari sayap kiri yang mengawali serangan balik Juve sukses menemui Pogba di kotak penalti. Gelandang Prancis itu lantas mempersilakan Tevez yang berada di posisi lebih bagus untuk menembak. Sayang, sepakan keras Tevez dari jarak dekat masih melebar! Hingga tambahan waktu tiga menit tuntas, skor 0-0 tetap bertahan.