Latih Manchester United, Jose Mourinho Disebut Pengkhianat Chelsea

Secara bercanda Frank Leboeuf menyebut kepindahan Jose Mourinho ke Man United sebagai pengkhianatan bagi Chelsea dan ia tak bisa memaafkan sang manajer.

Kabar penunjukan Jose Mourinho sebagai manajer anyar Manchester United sulit diterima Frank Leboeuf karena latar belakangnya yang sangat erat dengan Chelsea.

Mou yang tanpa klub semenjak didepak dari Stamford Bridge pada Desember silam dilaporkan bakal diumumkan sebagai suksesor Louis van Gaal hari ini, dengan nama terakhir sendiri telah resmi meninggalkan Old Trafford Senin kemarin.

Leboeuf, mantan bek Prancis yang memperkuat The Blues pada 1996 hingga 2001, menyebut kepindahan Mou ke Carrington ibarat pengkhianatan bagi Chelsea dan secara bercanda ia menyatakan tak bisa memaafkan sang manajer.

"Ini pengkhianatan! Saya mantan pemain Chelsea dan sekarang saya mendukung klub, Jose boleh saja pergi ke mana pun kecuali Manchester United! Terutama setelah perang kata-katanya dengan Sir Alex Ferguson. Tidak, cuma bercanda," seloroh La Beouf.

"Saya memiliki sebuah ideologi loyalitas, saya selalu berpikir ketika kita terikat dengan sebuah klub Inggris kita tak bisa pergi ke klub Inggris lainnya. Terutama bila itu sebuah klub besar seperti Chelsea, lalu pergi ke Manchester United setelahnya, itu sedikit mengganggu saya meski saya bisa mengerti rencana kariernya."

"Dia [Mourinho] bisa melakukan apa yang dikehendakinya. Saya mengharapkan yang baik untuknya. Ini hal bagus untuk Manchester United karena klub perlu memulihkan 'kesehatan' mereka, meski sukses memenangi piala [FA]."

"Sudah tiga tahun ini bukan Manchester United yang kita kenal. Saya pikir jika ada seorang pelatih yang bisa membenahi segala sesuatunya, itu adalah Jose. Saya sangat menyukainya, jika bertemu saya akan bilang kepadanya saya tak bisa memaafkannya karena pergi ke sana, tapi saya tetap mengharapkan yang baik untuknya," pungkasnya seraya tertawa.