Leicester City, Salah Satu Juara Bertahan Terburuk

Kekalahan dari Southampton membuat The Foxes menyamai rekor buruk kasta tertinggi Inggris yang sudah bertahan selama 54 tahun terakhir!

Leicester City menelan kekalahan telak 3-0 saat berkunjung ke markas Southampton dalam lanjutan Liga Primer Inggris dan itu membuat mereka menjadi salah satu juara bertahan kasta tertinggi terburuk dalam sejarah.

Tiga gol yang dicetak James Ward-Prowse, Jay Rodriguez dan sebuah penalti Dusan Tadic tak mampu dibalas oleh The Foxes, yang semakin membenamkan mereka di posisi ke-15 klasemen sementara.

Sejauh ini pasukan Claudio Ranieri hanya sanggup meraih 21 poin dari total 22 laga yang sudah dijalani, menyamai rekor yang ditorehkan Ipswich Town pada gelaran kompetisi tertinggi di Inggris musim 1962/63 silam.

Performa Leicester musim ini menurun drastis dibandingkan dengan musim lalu ketika mereka mengejutkan dunia dengan mampu menjadi juara Liga Primer. Pertahanan menjadi kendala utama dengan sudah kemasukan 37 gol, lebih banyak ketimbang kampanye musim lalu secara keseluruhan (36).

Lebih buruknya, Leicester sekarang melewatkan 13 laga tandang di Liga Primer tanpa sekalipun mampu meraih kemenangan, jauh lebih banyak daripada tim-tim lainnya. Itu juga merupakan catatan terpanjang mereka sejak Oktober 2005.

Jika mereka tak segera bangkit, maka ancaman untuk bisa menyamai rekor Manchester City pada musim 1937/38 sebagai juara bertahan yang langsung terdegradasi pada musim berikutnya bisa saja terjadi!