Lepas Banyak Pemain Muda Chelsea, Antonio Conte Beri Alasan

Bos The Blues ini dianggap tidak menghargai pemain muda setelah menjual dan meminjamkan sejumlah pemain binaan klub.

Berlimpahnya pemain muda berbakat di Chelsea tidak membuat manajer Antonio Conte tergoda untuk mempromosikan mereka ke tim utama. Sebaliknya, Conte malah melepas banyak para youngster tersebut di musim panas ini.

Dominic Solanke, Nathan Ake, dan Nathaniel Chalobah telah dijual secara permanen, sementara Ruben Loftus-Cheek, Tammy Abraham, Izzy Brown, Michael Hector, Tomas Kalas, Ola Aina, Matt Miazga adalah nama-nama lain yang meninggalkan Chelsea dengan status pinjaman ke klub lain.

Conte sebelumnya menyentil pemain muda yang disebutnya “tidak mau bersabar”, namun di satu sisi manajer Italia itu jarang memberikan kesempatan kepada mereka. Tidak heran jika Conte banyak dikritik atas kebijakannya dalam mengasuh pemain muda.

Meski demikian, Conte punya alasan tersendiri mengapa ia melakukan hal itu. “Selalu sulit untuk membicarakan pemain muda. Selalu ada debat besar soal ini,” ungkapnya dalam jumpa pers di sela-sela tur pramusim Chelsea di Singapura, Jumat (28/7).

“Setiap pemain muda kami di pramusim ini bermain bagus. Tetapi saya harus mengambil keputusan yang tepat. Saya harus menimbang apa yang terbaik untuk klub, pemain, dan pemain muda.”

“Saya pikir situasi ini tidak berubah. Sejak dulu, pemain muda memang selalu kesulitan untuk menembus tim utama. Saya melakukan debut di usia 16 tahun, tetapi saya melakukannya bersama Lecce yang sedang berjuang menghindari degradasi dan bukan bersama Juventus,” jelasnya.

Alih-alih mempromosikan pemain binaan klub, Conte nyatanya lebih suka mendatangkan pemain baru. Di musim panas ini, The Blues sudah menghabiskan £130 juta untuk memboyong Alvaro Morata, Tiemoue Bakayoko, Antonio Rudiger, dan Willy Caballero. Conte berharap para rekrutan baru tersebut bisa beradaptasi lebih dulu dengan filosofi tim sebelum layak masuk di Starting XI.

“Anda butuh waktu agar para pemain memahami filosofi Anda. Bakayoko dan Morata masih harus beradaptasi dengan sistem kami. Bagi pelatih, ini akan menjadi tantangan sulit. Tetapi saya yakin mereka bisa melakukannya,” imbuh Conte.