Liga Inggris Bantu Wasit Indonesia

Graham Oliver memberikan 'workshop' kepada 60 wasit asal Indonesia dari berbagai daerah.

PSSI melakukan kerja sama dengan British Council dan Premier League (kasta tertinggi Liga Inggris) dalam pengembangan kualitas wasit. Acara tersebut bertajuk Premier Skills yang digelar sejak 24-30 Juli, di International Sports Club of Indonesia (ISCI), Ciputat, Tangerang Selatan.

60 wasit Indonesia dari berbagai daerah ambil bagian dalam acara ini, termasuk empat wasit perempuan yakni Deliana Iman Dwi Gita, Mimin Mintarsih, Sumarni dan Gita Dewi Mulyani. Thoriq Alkatiri yang sudah mengantongi lisensi FIFA dan pernah mengikuti Premier Skills juga turut serta.

Para peserta mendapat arahan dari Graham Lewis, yang merupakan pelatih wasit Professional Game Match Officials (PGMOL) dan bertanggung jawab dalam pengembangan wasit nasional Inggris. Graham dibantu oleh pengamat wasit asal Inggris dan juga PGMOL, Clive Oliver.

“Wasit yang ikut serta dalam program ini akan mendapatkan kesempatan untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mereka sendiri sebagai wasit sekaligus mencapai tujuan pribadi,” kata Graham.

“Program ini akan membantu untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, pengambilan keputusan dan kepemimpinan mereka yang akan sangat bermanfaat bagi mereka selama bertahun-tahun yang akan datang.”

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria hadir pada hari terakhir Premier Skills dan berterima kasih atas bantuan serta perhatian yang diberikan oleh British Council dan Premier League.

“Sebagai federasi yang mengatur sepakbola di Indonesia, PSSI berkomitmen untuk melindungi pelaksanaan Laws of the Game,” buka wanita berkaca mata itu.

“Kualitas dari pelaksanaan ini selanjutnya diterjemahkan ke dalam kinerja wasit dan juga program PSSI untuk pengembangan wasit jangka menengah dan jangka panjang di Indonesia,” tandas Tisha.

Topics