Lima Transfer Terbaik La Liga Musim Ini

Yannick Ferreira Carrasco termasuk diantara sederet transfer sukses di La Liga musim ini. Selain pemain belia Atletico tersebut, siapa lagi yang berhasil mencuri perhatian dengan tim baru?

Kompetisi La Liga Spanyol 2015/16 resmi ditutup akhir pekan lalu, ditandai dengan sukses Barcelona mempertahankan gelar usai menekuk Granada 3-0. Perjalanan The Catalans menuju tangga juara tidak mulus, meski mereka sempat mencicipi 39 pertandingan tanpa kekalahan. 

Periode buruk itu terjadi pada Maret silam, ketika mereka hanya mengepak satu angka dari empat pertandingan liga dan Real Madrid serta Atletico pun berhasil memangkas selisih hingga persaingan titel kembali terbuka. 

Namun ternyata dua tim teratas, Barca dan Madrid, tidak melakukan banyak aktivitas transfer di musim lalu. Blaugrana cuma mendatangkan Aleix Vidal dan Arda Turan, itu pun tidak bisa dimainkan sebelum Januari musim ini lantaran skuat Luis Enrique terkena embargo transfer di musim lalu. Sementara Los Merengues mengakuisisi Lucas Vazquez, Marco Asensio, Kiko Casilla, Marco Asensio dan Danilo.

Tak heran jika kompetisi La Liga masih dihiasi wajah-wajah lama yang menjadi pusat pemberitaan sepanjang musim seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Neymar dan tak ketinggalan Luis Suarez yang akhirnya keluar sebagai top skor La Liga dengan 40 gol.

Tapi, bukan berarti tim-tim lain sepi dari aktivitas di lantai bursa dengan Atletico Madrid, Sevilla, Villarreal termasuk yang rajin berburu pemain saat bursa transfer dibuka. Sayang, tak selamanya pemain yang didatangkan bisa memenuhi ekspektasi. Banyak yang gagal, namun ada pula yang sukses beradaptasi dengan cepat sehingga si pemain anyar ini dapat memberikan impak besar di klub barunya. 

Siapa sajakah yang termasuk transfer terbaik La Liga musim 2015/16? Simak uraiannya berikut ini!

Yannick Ferreira Carrasco termasuk transfer paling berhasil di La Liga musim ini. Kabar perekrutannya mungkin tidak seheboh Jackson Martinez dari FC Porto yang ditebus seharga €35 juta, termahal di klub musim lalu, namun Los Colchoneros untung besar dengan memboyong pemain ini dari AS Monaco. 

Di usia yang masih terhitung belia, 22, pemain internasional Belgia ini tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi di tim baru. Ia langsung menjadi pilihan reguler entrenador Diego Simeone untuk mengisi sektor sayap. Hasilnya, dari 17 tembakan ke arah gawang ia membukukan empat gol dan satu assist dengan akurasi umpan mencapai 82 persen. Selain membawa Los Colchoneros finis peringkat tiga klasemen akhir, Carrasco juga ikut andil menggiring tim ibu kota Spanyol ini melengkang ke final Liga Champions melawan Real Madrid akhir bulan ini. 

Satu lagi pemain muda yang transfernya dinilai berhasil musim ini, ia adalah Denis Suarez. Jebolan akademi Manchester City dibeli Villarreal dari Barcelona B setelah di musim lalu sempat berstatus pinjaman bersama Sevilla. Suarez memang memiliki pengalaman menyenangkan bersama Sevilla, tapi suksesnya bersama The Yellow Submarine jelas melebihi ekspektasi. 

Juru latih Marcelino langsung memberinya kepercayaan di lini tengah sejak kick-off kompetisi dan itu semua dibayar tuntas dengan penampilan ciamik di lapangan. Gelandang kelahiran 22 tahun lalu itu menyumbang empat gol dan empat assist di Liga, serta tak ketinggalan ia juga tercatat 46 kali mengkreasikan peluang dari 33 pertandingan yang berhasil dilahap sepanjang musim ini. 

Tak heran jika Barcelona santer diberitakan ngebet ingin memulangkan Suarez ke Camp Nou. 

Fans berharap banyak ketika Sevilla mendatangkannya dari Dnipro Dnipropetrovsk dengan bebas transfer, karena di musim sebelumnya pemain 26 tahun ini tampil memukau mengantar klub Ukrainan tersebut ke final Liga Europa. 

Saat melakoni debut dengan Sevilla di partai Piala Super Erop versus Barcelona, Konoplyanka masuk sebagai pengganti kapten Jose Antonio Reyes dan mencetak gol untuk menyamakan kedudukan 4-4 setelah Sevillistas tertinggal lebih dulu, meski akhirnya kalah 5-4 lewat perpanjangan waktu. 

Konoplyanka melanjutkan kesan manis ketika masuk sebagai pemain pengganti melawan Rayo Vallecano, dimana ia mencetak gol liga perdana lewat tendangan bebas sekaligus memberikan kemenangan pertama untuk klub Andalusia tersebut. 

Total, Konoplyanka menyumbang empat gol dan lima assist dengan kreasi peluang diciptakannya sebanyak 36 kali. 

Celta Vigo berjudi saat mendatangkan Iago Aspas dari Sevilla musim panas tahun lalu. Striker internasional Spanyol ini menjalani musim mengecewakan selama dua tahun di Liverpool sebelum akhirnya dilepas ke Ramon Sanchez Pizjuan secara permanen. 

Tapi rupanya Aspas dan Celta seperti memiliki ikatan yang kuat. Mahar senilai €5 juta yang digelontorkan Celta menjadi tidak mubazir karena pemain 28 tahun ini menemukan kembali sentuhan terbaiknya bersama Celta, klub yang telah membesarkan namanya pada periode 2008-2013. 

Aspas menjadi bintang kalah mencetak brace yang membantu skuat Eduardo Berizzo mengepak kemenangan bersejarah, 4-1, atas Barcelona pada September lalu. Sebanyak 14 gol adalah bukti nyata kontribusi Aspas untuk Os Celestes yang finis peringkat enam sehingga mereka bisa mentas di Liga Europa musim depan. 

Setelah delapan tahun berseragam Atletico Madrid, Raul Garcia secara mengejutkan memilih hijrah ke Athletic Bilbao di bursa transfer musim panas lalu. Berbekal jam terbang di Vicente Calderon serta enam gelar bergengsi termasuk La Liga, Liga Europa dan Piala Super Eropa, gelandang asli Spanyol ini diprediksi tidak akan mengalami kesulitan di klub Basque tersebut. 

Benar saja, Garcia langsung fit dengan skema pelatih Ernesto Valverde dan merebut tempat reguler dengan 31 tampil, 27 diantaranya sebagai starter. Tujuh gol dan enam assist disuguhkan pemain 29 tahun ini untuk membawa Bilbao finis di urutan kelima dan melenggang ke Liga Europa.