Liverpool dan Sevilla Pastikan Lolos ke Final Europa League 2016

Liverpool pastikan tempat di final kedua di era Juergen Klopp dan Sevilla lolos ke final Europa League ketiga mereka dalam tiga tahun terakhir.

Liverpool sukses melaju ke final Europa League 2015/16 setelah meraih kemenangan meyakinkan, 3-0, atas Villarreal di Anfield pada Jumat dini hari tadi (6/5/2016). Hasil ini membuat The Reds membalikkan ketertinggalan 1-0 secara agregat yang mereka derita di leg pertama, dan membuat agregat akhir menjadi 3-1.

Lawan Liverpool di laga puncak yang akan digelar di Basel pada 18 Mei nanti adalah Sevilla. Wakil Spanyol yang telah menjadi langganan Europa League selama beberapa musim terakhir ini sukses menang 3-1 atas Shakhtar Donetsk di kandang sendiri, membuat mereka unggul agregat 5-3 setelah di leg pertama, kedua tim bermain imbang 2-2.

Liverpool bahkan bisa unggul cepat di menit ke-7 berkat gol bunuh diri kapten The Yellow Submarine, Bruno Soriano. Unggul, Liverpool pun bermain lebih baik dan lebih menekan tamunya untuk mencari gol kedua dan membalikkan keadaan.

Tapi gol kedua itu baru terjadi di babak pertama lewat penyelesaian akhir Daniel Sturridge, yang memanfaatkan umpan terobosan Roberto Firmino di menit ke-63.

Adam Lallana memastikan kelolosan Liverpool ke final kedua di era Klopp lewat golnya di menit ke-81.

Seperti Liverpool, Sevilla pun bisa unggul cepat dalam kemenangan atas Shakhtar. Bermain di kandang sendiri, Los Rojiblancos unggul 1-0 di menit ke-9 lewat Kevin Gameiro. Tetapi menjelang berakhirnya babak pertama, Shakhtar bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Eduardo Da Silva yang memanfaatkan umpan Marlos.

Di babak kedua, Sevilla bermain lebih baik dan kembali unggul cepat. Baru dua menit babak kedua berjalan, Gameiro kembali mencetak gol memanfaatkan umpan Grzegorz Krychowiak. Gol bek asal Brasil, Mariano, di menit ke-69 membuat unggul 3-1 dan memastikan Shakhtar tak bisa lagi mengejar mereka. Sevilla pun lolos ke final Europa League ketiga dalam tiga tahun terakhir - dan yang kelima dalam satu dekade terakhir, di mana sebelumnya mereka selalu juara.