Loris Karius: Sergio Ramos Tidak Pernah Minta Maaf

Kiper Besiktas ini mengaku tidak memiliki dendam pribadi terhadap Ramos dan ia sudah menyaksikan kembali laga final Liga Champions musim lalu.

Loris Karius mengatakan bek Real Madrid Sergio Ramos tidak pernah meminta maaf setelah menyikut dirinya di final Liga Champions pada akhir Mei silam.

Kiper asal Jerman yang saat itu masih berseragam Liverpool tersebut menjadi headline di pertandingan tersebut setelah ia membuat dua blunder fatal yang berujung kemenangan 3-1 bagi Los Blancos, meski beberapa hari kemudian tersiar kabar Karius mengalami cedera kepala setelah benturan dengan bek sentral Spanyol itu.

Namun, Karius gagal mendapatkan kembali kepercayaan dari manajer Jurgen Klopp dan ia dipinjamkan ke Besiktas untuk menemukan kembali kepercayaan dirinya.

Saat ditanya apakah bek 32 tahun tersebut meminta maaf, kepada Bild Karius mengatakan: “Tidak. Saya tak berpikir ia memiliki nomor saya. Ia pemain kasar tapi saya tidak punya dendam pribadi terhadapnya.

“Saya tidak tahu apakah ia melakukan itu dengan sengaja, tapi pada akhirnya itu bukan masalah bagi saya. Hanya satu pemain yang tahu dan dia adalah Sergio Ramos. Saya tersungkur dan berpikir: ‘Apa yang terjadi sekarang?’ Tidak ada reaksi dari lima wasit. Saya merasakan adrenalin dalam tubuh saya dan hanya berpikir bermain kembali.”

“Gegar otak itu terbukti, dan itu merusak penglihatan spasial saya. Klub meminta saya bertemu spesialis. Tapi sekali lagi, saya tidak akan menggunakan ini sebagai alasan. Saya tampil konstan sepanjang musim, jadi Anda bisa begini: dalam keadaan biasa saya tidak dapat menjelaskan kesalahan-kesalahan tersebut.”

Meski laga di Kiev itu menjadi mimpi buruk, sang kiper mengaku menyaksikan pertandingan itu lagi.

“Ya, saya menonton insiden Ramos itu. Anda kadang tidak mengerti bagaimana situasi tertentu bisa muncul. Saya ingin memiliki penilaian lebih baik, itu sebabnya saya menonton itu lagi di malam dan keesokan harinya.”

Pemain 25 tahun itu bermain tiga kali untuk Besiktas sejak pindah ke Turki dan kebobolan masing-masing satu gol.

 

Setelah melakukan blunder fatal yang mengakibatkan Liverpool kalah dari Real Madrid di final Liga Champions musim lalu, Loris Karius menjadi bulan-bulanan banyak pihak dan akhirnya memutuskan untuk menerima transfer pinjaman ke Besiktas menyusul langkah The Reds mendatangkan Alisson Becker. . Karius merupakan kiper andalan Liverpool di gelaran 2017/18 kemarin, tapi penampilannya yang mengejutkan di final Liga Champions membuat kariernya di Anfield seperti tamat, sebagaimana ia kini memilih untuk bermain bersama raksasa Turki Besiktas selama dua musim ke depan. . Kepada Bild, mantan kiper Mainz ini mengaku tidak punya masalah dengan pihak di Liverpool dan bisa saja terus bertahan, namun kepindahan ke Besiktas adalah hal yang perlu ia lakukan demi kepentingan kariernya. . “Saya tidak punya masalah dengan Jurgen Klopp, faktanya kami punya hubungan yang bagus, dia tidak pernah menyalahkan saya [atas blunder di Kiev],” kata Karius. . “Saya bisa saja bertahan di Liverpool dan memainkan sedikit pertandingan, namun saya ingin menjadi nomor satu dan bermain reguler. . “Tidak ada yang menyuruh saya untuk meninggalkan Liverpool dan saya tidak kabur! . “Saya ada di usia di mana saya butuh bermain reguler. Setelah transfer Alisson Becker, saya memutuskan untuk pindah ke Istanbul dan bergabung dengan Besiktas. . “Tekanan dari media dan publik terasa besar di sejumlah titik dan Liverpool harus bertindak, yang mana itu tidak bagus untuk situasi saya, namun hal itu terjadi di sepakbola,” imbuhnya.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on