Louis Van Gaal Incar Balas Dendam Pada Manchester United

Van Gaal mengaku masih memendam rasa kecewa terhadap Man United dan berniat memberi mereka pelajaran.

Louis van Gaal boleh saja sudah tidak lagi berminat terjun ke dunia kepelatihan selepas didepak Manchester United pada musim panas 2016. Namun ia mengaku mempertimbangkan untuk kembali melatih apabila ia mendapat kesempatan untuk melakukan balas dendam kepada United.

Van Gaal bertugas di Old Trafford selama dua tahun dan mengakhiri musim terakhirnya dengan trofi Piala FA. Akan tetapi, pria asal Belanda itu tetap dicopot dari posisinya dan digantikan oleh Jose Mourinho.

Barangkali karena masih jengkel dengan keputusan United, Van Gaal pun menyuarakan niatnya untuk mengalahkan eks klubnya itu andai diberi kesempatan melatih sebuah tim Liga Primer Inggris.

“Saya mungkin tidak akan melatih klub lagi. Namun ada satu pengecualian. Jika ada tim raksasa Inggris yang menawari saya pekerjaan, maka saya akan menerimanya, karena dengan itu saya punya kesempatan untuk mengalahkan Manchester United,” kata Van Gaal kepada Daily Mirror.

Dalam beberapa bulan terakhir, Van Gaal sempat santer dikaitkan dengan Everton untuk menggantikan Ronald Koeman yang dipecat. Pada akhirnya, Sam Allardyce yang ditunjuk untuk mengisi posisi manajer Everton sehingga Van Gaal masih menganggur hingga kini.

Van Gaal beberapa waktu lalu sempat melemparkan kecaman terhadap performa United besutan Mourinho yang menurutnya “jauh lebih membosankan” ketimbang saat dirinya melatih. Namun, Van Gaal menolak dianggap sebagai anti-Mourinho dan mengaku lebih kesal dengan perlakuan yang didapatkannya dari petinggi Setan Merah.

“[Executive vice-chairman klub] Ed Woodward seharusnya mendatangi saya untuk menyelesaikan isu ini. Saya tidak punya masalah apa pun dengan Jose,” imbuhnya.