Luis Milla Tak Setuju Timnas Indonesia U-22 Dibilang Main Buruk

Permainan timnas Indonesia U-22 tak berkembang selama 90 menit ketika menghadapi Persija Jakarta.

Tim nasional Indonesia U-22 ditahan imbang Persija Jakarta dengan skor imbang tanpa gol, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (5/4) malam. Permainan timnas U-22 belum terlihat membaik seusai dikalahkan Myanmar dengan skor akhir 3-1.

Walau menuai hasil kurang maksimal, Luis Milla selaku pelatih kepala timnas U-22 tetap membela permainan anak asuhnya. Ia juga tak sepakat dengan penilaian awak media yang belum melihat progres positif dari permainan tim  Garuda Muda .

"Saya tidak setuju dengan Anda (permainan timnas tak berkembang), saya pikir tim saya bermain bagus tapi mungkin tim kami terlalu sering kehilangan bola," beber Milla pada sesi jumpa pers selepas laga.

"Saya tegaskan lagi bahwa tim ini masih berkembang, saya juga pelatih asing yang baru dan di sini anak-anak saya adalah anak-anak dengan kualitas yang luar biasa," imbuhnya.

Persija yang tampil dengan dukungan penuh suporter mereka, The Jakmania, memang cukup digdaya atas timnas U-22 dengan beberapa peluang yang mereka ciptakan. Sementara timnas U-22 hanya melepaskan tiga tembakan ke arah gawang.

Juru taktik yang pernah membawa gelar Eropa untuk timnas Spanyol U-21 itu pun mengisyaratkan bahwa masih butuh adaptasi untuk bisa mengubah permainan timnas U-22 sesuai harapannya. Laga melawan Persija ini jadi pertandingan kedua bagi Milla.

"Tapi mereka (pemain timnas U-22) punya style yang berbeda dengan pemain saya di Spanyol dan kami baru dua bulan berkumpul. Kalau kami main jelek, kami sudah kalah 5-0," tukas eks Barcelona dan Real Madrid itu.