Luka Lama Toni Kroos Di Bayern Munich Terungkap

Seorang eks gelandang Leverkusen membeberkan alasan utama mengapa Kroos meninggalkan Bayern.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Bayern Munich barangkali menyesal karena membiarkan Toni Kroos hengkang ke Real Madrid pada musim panas 2014 silam.

Bukan cuma karena dilepas dengan nilai hanya €25 juta, namun juga karena Kroos mampu berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik dunia dan menjadi figur kunci dalam periode emas Madrid belakangan ini. Tak heran, beberapa waktu lalu agen Kroos menyebut bahwa kepindahan itu sebagai “transfer terbaik abad ini”.

Publik pun bertanya-tanya, apa gerangan yang membuat Bayern rela melepas pemain binaannya yang begitu potensial ini. Mantan gelandang bertahan Bayer Leverkusen Stefan Reinartz punya jawaban dari pertanyaan tersebut. Menurutnya, CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge adalah penyebab utama mengapa Kroos hengkang.

Toni Kroos Real Madrid 28052016

Reinartz, yang pernah satu tim dengan Kroos di Leverkusen, menceritakan luka lama eks rekan setimnya itu kepada Bleacher Report. “Toni adalah teman saya, saya tahu kisah yang sebenarnya. Ini sedikit tentang uang,” katanya.

“Ketika itu, Bayern berencana memberikan kontrak baru kepada Toni. Ia tahu besaran gaji Mario Gotze di Bayern dan keduanya memiliki umur yang hampir sama. Tapi Bayern tidak mau membayar Toni lebih dari €10 juta per tahun.”

SIMAK JUGA: Terlalu Banyak Gelar, Kroos Diminta Pensiun

“CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge bilang kepada Toni: 'Kami tidak akan menggaji Anda €10 juta karena Anda bukan pemain kelas dunia’. Jika Anda mengenal Toni, ini bukan masalah uang. Dia butuh rasa percaya dari orang di sekitarnya. Dia tahu bahwa dia adalah pemain yang sangat bagus, pemain kelas dunia.”

“Itulah yang menjadi awal dari perpecahan ini. [Eks pelatih Bayern Pep] Guardiola sudah melakukan segalanya. Guardiola sangat frustrasi karena Bayern tidak memperpanjang kontraknya. Situasinya memang buntu karena Rummenigge tetap kukuh pada pendiriannya,” jelas Reinartz