Luka Modric Terancam Penjara Lima Tahun

Setelah Cristiano Ronaldo terlibat kasus pajak, kini giliran bintang Real Madrid lainnya, Luka Modric, yang terlilit kasus nyaris serupa.

Real Madrid sepertinya memang sedang benar-benar diuji usai lalui kampanye musim 2016/17 dengan sukses. Dua bintangnya kini tengah terlibat kasus pidana.

Setelah Cristiano Ronaldo dituduh menggelapkan pajak oleh pengadilan Spanyol, kini giliran Luka Modric yang terancam penjara lima tahun akibat diduga berikan kesaksian palsu di pengadilan Kroasia.

Segalanya bermula dari kasus penggelapan dan penipuan pajak dalam proses transfer Modric dari Dinamo Zagreb ke Tottenham Hotspur, pada musim panas 2008 silam.

Transfer yang melibatkan uang sebesar €21 juta tersebut, menjadikan eks direktur eksekutif Zagreb, Zdravko Mamic, sebagai pelaku utamanya. Awal pekan ini Modric lantas diundang ke pengadilan Kroasia sebagai saksi.

Dalam kesaksian awalnya Modric mengakui jika Mamic melakukan kesalahan dalam proses transfernya. Namun beberapa saat berselang, gelandang 31 tahun tersebut merevisi kesaksiannya karena mengaku bingung dengan pertanyaan yang diajukan jaksa.

Seperti dilansir Marca, sikap tersebut sontak membuat gaduh pengadilan hingga otoritas hukum Kroasia kemudian memutuskan untuk lakukan penyelidikan pada Modric.

Pemain berjuluk "Cryuff dari Kroasia" tersebut dijerat pasal 305 ayat 1 Criminal Code/11 dalam undang-undang pidana Kroasia, menyoal pemberian kesaksian palsu. Dia terancam hukuman minimal enam bulan dan paling lama kurungan lima tahun penjara.

Topics