Madura United FC Raup Sponsorship Rp9 Miliar

Madura United tetap memerhatikan estetika jersey untuk pemasangan logo, sehingga tidak terlihat seperti baju balap.

Penggawa Madura United FC bisa bernafas lega setelah manajemen PT Polana Bola Madura Bersatu menyatakan telah mendapatkan nilai sponshorship hingga Rp9 miliar untuk satu musim.

Hal itu diungkapkan CEO Madura United Achsanul Qosasi kepada pemain dalam pertemuan ramah tamah di kediamannya di Sumenep akhir pekan kemarin. Anggota VII Badan Pemerika Keuangan (BPK) ini mengatakan, manajemen masih tetap berusaha mendapatkan sponsor lagi untuk musim ini.

“Alhamdulillah, kami sudah mendapatkan sponsorship yang nilainya mencapai Rp9 miliar. Jadi pemain tidak perlu lagi memikirkan gaji, cukup bermain bagus di atas lapangan,” ucap AQ, sapaan Achsanul.

“Tapi saya tegaskan, saya tidak memakai jabatan saya [sebagai anggota BPK] untuk mendapatkan sponsor. Bahkan untuk bertemu bupati Pamekasan, saya menanggalkan atribut saya, dan bertemu beliau sebagai perwakilan Madura United.”

Untuk musim 2016, Madura United mendapatkan sponsor utama dari perusahaan Tiongkok, JD.id, sebesar Rp4 miliar. Sedangkan Smartfren memberikan sponsorship senilai Rp2 miliar. Sementara Wiraraja Group, MB Apparel, dan Lion Air masing-masing mencapai Rp1 miliar.

“Walau kami mempunyai banyak sponsor, kami tetap mengutamakan estetika jersey Madura United. Tim kreatif kami bekerja keras untuk mendesain jersey agar enak dilihat. Kami tidak ingin jersey Madura United terlihat seperti baju balap, yang lambang sponsornya terpasang hingga bertingkat-tingkat,” kata AQ.

Topics