MAN OF THE MATCH Kolombia 2-1 Pantai Gading: Juan Cuadrado

Meski tak menyumbang gol, sayap Kolombia berambut unik ini menampilkan performa menawan dalam duel sengit kontra Pantai Gading.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Setelah Cili, Kolombia boleh menjadi negara Amerika Selatan yang paling berbahagia di Piala Dunia 2014. Pasalnya, hasil positif 2-1 atas Pantai Gading pada Jumat (20/6) dini hari WIB menjadikan mereka mencatatkan dua kemenangan kemenangan beruntun di Grup C dan diambang kelolosan menuju babak selanjutnya, sambil menunggu hasil Jepang kontra Yunani.

Tampil di Estadio Nacional de Brasilia, pasukan Jose Pekerman itu sebenarnya sempat mengalami jalan buntu di babak pertama ketika gagal mencetak gol. James Rodriguez, yang tampil gemilang di laga pertama kontra Yunani, kembali menjadi pahlawan negaranya setelah memecah kebuntuan di menit 64 sebelum pemain pengganti Juan Quintero menambah keunggulan enam menit kemudian. Gol solo run cantik Gervinho di menit 73 tak berarti banyak seiring Los Cafeteros tetap menyegel kemenangan penting ini.

FIFA sendiri menobatkan James Rodriguez sebagai man of the match di laga ini. Ya, kontribusi pemain AS Monaco itu memang besar di laga ini, terutama lewat satu golnya. Namun, apresiasi tertinggi soal bintang lapangan sebenarnya juga pantas didapatkan oleh sang kreator gol Rodriguez tersebut, yakni Juan Cuadrado. Goal Indonesia pun tak ragu memilihnya sebagai man of the match dalam laga yang berjalan ketat ini.

Kontribusi terbesar Cuadrado tidak hanya sebagai pemberi assist terhadap gol tandukan Rodriguez yang tercipta berkat umpan sepak pojoknya yang akurat. Beberapa kali Cuadrado melakukan dribel-dribel impresif dari sayap kanan, crossing berbahaya, hingga ia sendiri nyaris mencetak gol. Momen tersebut terjadi lima menit sebelum gol pembuka di mana tembakan Cuadrado dari sudut sempit masih bisa ditepis Boubacar Barry dan sempat tipis mengenai tiang gawang.

Performanya di babak pertama juga tak kalah menawan di mana ia menjadi pemain Kolombia yang paling menonjol di lapangan, terutama karena aksinya yang sering mengecoh bek-bek Pantai Gading. Menurut statistik, pemain yang tampil sebanyak 90 menit ini memiliki akurasi umpan sebesar 85 persen, melakukan tiga dribel sukses, dan dua tembakan tepat sasaran.

Di laga sebelumnya saat Kolombia membabat Yunani 3-0, Cuadrado juga mencatatkan dua assist. Dengan demikian, total ia sudah membukukan tiga assist di Piala Dunia 2014, menjadikannya sebagai pemain Kolombia pertama yang mampu mencatatkan jumlah assist tersebut sejak 1966.

Tak heran performa konsistennya yang selama ini ia tunjukkan di dua partai di Brasil membuatnya dipermanenkan sepenuhnya oleh klubnya, Fiorentina. Seperti dilansir dari laman resmi Viola, pada Kamis (19/6) kemarin, klub Serie A Italia itu telah menebus setengah hak kepemilikan Cuadrado dari Udinese. Tidak disebutkan lebih rinci berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan Si Ungu untuk menebusnya, namun laporan di Italia menyebut dana sebesar €15 juta.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics