MAN OF THE MATCH Portugal 2-1 Ghana: Cristiano Ronaldo

Andai separuh tembakan Ronaldo berbuah gol, Portugal bisa saja lolos ke babak 16 besar.

OLEH HAPPY SUSANTO Ikuti di twitter
Portugal meraih kemenangan 2-1 atas Ghana di pertandingan pamungkas Grup G Piala Dunia 2014 di Brasilia, Kamis (26/6) malam WIB, namun itu tidak cukup meloloskan mereka ke babak 16 besar.

Portugal finis di peringkat ketiga dengan mengantungi empat poin, hasil dari satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Posisi kedua ditempati Amerika Serikat, yang memiliki poin yang sama dengan Portugal namun unggul selisih gol, meski mereka kalah 1-0 di tangan Jerman.

Gol pertama Portugal di pertandingan ini tercipta pada menit ke-30 lewat bunuh diri John Boye, yang berusaha menghalau crossing Miguel Veloso, namun bola justru masuk ke dalam gawangnya sendiri.

Ghana baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya pada menit ke-57, lewat aksi Asamoah Gyan. Umpan crossing melambung Kwadwo Asamoah dari sayap kiri dituntaskan sang striker dengan tandukan keras yang tak mampu dihalau Beto.

Cristiano Ronaldo memastikan kemenangan pada menit ke-80 lewat sbeuah sepakan keras. Namun, gol ini terhitung telat karena Portugal membutuhkan setidaknya tiga gol lagi untuk bisa unggul atas selisih gol yang dimiliki AS, meski sang rival kalah dari Jerman di pertandingan lain dalam waktu bersamaan.

Bintang Real Madrid itu mampu melepaskan tembakan delapan kali, dengan shot on target enam kali. Sang striker juga mampu melakukan 35 kali passing, dengan akurasi 80 persen, dan sentuhan bola dengan jumlah 56 kali. Ini menunjukkan betapa dominannya Ronaldo di pertandingan ini, meski ia gagal membawa timnya lolos ke fase gugur.

Penampilan apik kiper Ghana Fatau Dauda membuat enam kali tembakan on target Ronaldo itu hanya membuahkan satu buah gol. Ada sejumlah peluang emas yang dimiliki sang striker. Pada menit kelima, ia saja sudah mampu mendapat peluang, namun tendangan kerasnya dari sudut sempit hanya menerpa mistar gawang. Menit ke-12, tendangan bebasnya bisa ditangkap kiper lawan. Enam menit berselang, tandukannya tepat di muka gawang bisa ditepis. Ketika pertandingan sudah memasuki menit ke-83, ia kembali mendapat peluang, namun kali ini sepakan kerasnya berhasil diblok. Bahkan, di masa injury time, kiper masih menjadi momok buat dirinya karena tembakannya mampu ditepis.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics