MAN OF THE MATCH AS Roma 2-2 Lazio: Francesco Totti

Sepasang gol, torehan rekor, dan selebrasi selfie. Sulit membantah kalau sinar Er Purpone menjadi yang paling terang dalam Derby della Capitale.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Francesco Totti belum berhenti menunjukkan anomali. Di usianya yang sudah menginjak 38 tahun, Il Capitano masih menunjukkan tajinya layaknya penyerang berusia matang.
Publik AS Roma pun dibuat tersenyum lebar ketika Totti lagi-lagi menjadi aktor protagonis dalam Derby della Capitale melawan rival sekota, Lazio, pada Minggu (11/1) malam WIB, dalam laga lanjutan giornata 18 Serie A Italia.
Meski laga seru nan sengit di Stadio Olimpico tersebut hanya berakhir imbang 2-2, Totti menampilkan sesuatu yang spesial.

Bermain sebagai penyerang tengah dalam formasi 4-3-3 andalan Rudi Garcia, Totti pada awalnya sempat kewalahan menghadapi pertahanan disiplin Lazio. Ia bahkan harus menyaksikan timnya tertinggal dua gol di babak pertama melalui aksi Stefano Mauri dan gol brilian Felipe Anderson.
Saat turun minum, Garcia menyadari kalau Totti kurang sokongan dari belakang. Dimasukkanlah Kevin Strootman dan Adem Ljajic. Permainan agresif pun langsung diterapkan Roma sejak kick-off babak kedua dan hasilnya langsung tersaji di menit 48.
Dari sektor kiri, Strootman mengirimkan crossing mendatar ke tengah kotak ke penalti. Totti berada di tempat yang tepat untuk menyambar sodoran manis itu dengan sekali sentuh. Gol dan Roma berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Dominasi Roma dalam melakukan serangan akhirnya berbuah manis di menit 64. Dari sayap kiri, Jose Holebas mengirimkan umpan silang lambung ke kotak penalti. Dari sudut sempit, Totti menyambut bola itu secara spektakuler: melakukan sepakan voli sambil menjatuhkan diri. Er Purpone pun merayakan gol penyama ini dengan melakukan selfie di pinggir lapangan sambil membelakangi Curva Sud. No Totti no selfie!
Gol tersebut ternyata juga menorehkan rekor baru di mana Totti tercatat sebagai topskor sepanjang masa derby ibu kota Italia itu dengan 11 gol, khusus di ajang Serie A. Jumlah ini melampaui Dino da Costa dan Marco Delvecchio yang sama-sama mengoleksi sembilan gol. Untuk perolehan di semua ajang, torehannya setara dengan Da Costa (11).
Kini, Totti dan kawan-kawan harus fokus untuk menghadapi laga berikut kontra Palermo pada pekan depan supaya scudetto tak jauh dari jangkauan.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics