MAN OF THE MATCH Rusia 1-1 Korea Selatan: Ki Sung-Yueng

Taegeuk Warriors secara luar biasa mampu memberi perlawanan berarti terhadap Rusia berkat motor mereka di lini tengah: Ki Sung-yueng.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Hasil seri yang didapat tuan rumah saat melawan Meksiko, ternyata diikuti oleh partai Rusia kontra Korea Selatan yang berlangsung hanya beberapa jam setelahnya. Rusia, yang lebih diunggulkan pada laga kali ini, gagal mengatasi perlawanan Korsel yang tampil heroik dalam laga pembuka Grup H Piala Dunia 2014. yang berakhir 1-1, Rabu (18/6) pagi WIB.

Bahkan, wakil Asia tersebut unggul terlebih dulu ketika sepakan deras pemain pengganti Lee Keun-ho dari luar kotak penalti gagal ditangkap sempurna oleh kiper Igor Akinfeev sehingga masuk ke gawang sendiri. Untungnya, penyerang veteran Alexander Kerzhakov mampu menyelamatkan muka tuan rumah Piala Dunia 2018 tersebut setelah sukses menceploskan bola hasil kemelut di depan gawang Korsel.

Dalam laga yang berakhir seri ini, memang sulit untuk melihat sosok paling menonjol. Namun, apresiasi tertinggi patut diberikan kepada gelandang Korsel, Ki Sung-yueng, yang tampil tanpa kenal lelah di lini tengah. Visi bermain, umpan-umpan akurat, dan kemampuannya mengerjakan tugas ganda dalam bertahan dan menyerang, menjadi kunci Taeguk Warriors mencuri satu poin dari Rusia.

Gelandang yang musim lalu dipinjamkan Swansea City ke Sunderland ini tercatat memiliki akurasi umpan tertinggi ketimbang pemain manapun yang berlaga dalam partai di Arena Pantanal tersebut. Ki melakukan 67 umpan sukses dari 71 percobaan, alias memiliki akurasi yang menyentuh angka 94 persen. Inilah yang membuat distribusi bola di lini tengah Korea tampak mulus sehingga mampu mengimbangi permainan Rusia.

Ia bahkan hampir mencetak gol di awal babak kedua. Ketika itu, dari luar kotak penalti Ki melepaskan tembakan jarak jauh. Bola sudah mengarah ke gawang, namun Igor Akinfeev mampu menghalaunya walau gagal menangkap dengan sempurna. Gol Korsel yang dicetak Lee di menit 68 juga tak bisa lepas dari pergerakan Ki dari lini tengah.

Ditempatkan di posisi gelandang penyangga pada formasi 4-2-3-1, Ki tampak nyaman dalam mengatur permainan timnya. Tiga dribel sukses mampu ia catat di laga ini dan tercatat sebagai yang terbanyak di laga ini - sejajar dengan rekan penyerangnya, Son Heung-min. Ia juga piawai menahan serangan-serangan Rusia yang seringkali gagal ketika memasuki lini tengah Korsel.

Meski performanya sedikit ternoda dengan dikantonginya kartu kuning -- setelah melakukan ganjalan berbahaya kepada Aleksandr Samedov -- hal tersebut tak mengurangi performa Ki secara keseluruhan sebagai faktor kunci pasukan Hong Myung-bo mencatatkan poin perdana di Piala Dunia 2014.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics