MAN OF THE MATCH Spanyol 0-2 Cili: Eduardo Vargas

Gol pembuka Eduardo Vargas menjadi kunci runtuhnya konsentrasi sekaligus mental anak-anak Spanyol.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter
Di luar dugaan, sang jawara bertahan akhirnya dipaksa menghentikan langkahnya di Piala Dunia 2014 lebih dini setelah dihantam Cili dua gol tanpa balas.

Dengan demikian, Spanyol menjadi tim juara bertahan pertama dalam sejarah Piala Dunia yang tersingkir 'hanya' setelah dua laga di babak grup.

Sejak awal laga Cili tampil penuh percaya diri dan tak gentar mengurung pertahanan Spanyol. Mereka bermain sebagai satu kesatuan tim, tapi bicara siapa yang paling menonjok, nama Eduardo Vargas pantas dikedepankan.

Sang striker mampu membuat mental anak-anak La Roja menjadi tak karuan di 20 menit pertama. Charlez Aranguiz memaksimalkan kecepatannya untuk membuka kreasi bagi Vargas, yang berada di posisi yang bagus untuk mengecoh kiper Iker Casillas sekaligus menuntaskan kans menjadi gol pembuka.

Praktis, 45 menit pertama menjadi miliknya anak-anak Jorge Sampaoli. Gol Vargas menjadi pemantik spirit besar. Ada ketidakpercayaan di diri wakil asal Amerika Selatan ini ketika mereka bisa mengatasi perlawanan sang jawara Piala Dunia itu.

Semangat ini pun berlanjut ketika Aranguiz menggandakan keunggulan bagi La Roja dari Latin ini dua menit sebelum turun minum. Gol bermula dari tendangan bebas Alexis Sanchez yang mampu ditepis Casillas, bola liar yang mengarah ke Aranguiz ditembakkannya dengan keras untuk mengubah papan skor menjadi 2-0.

Aranguiz memang tampil paling kontributif: satu gol dan satu assist. Namun bicara pengaruh, kehadiran Vargas tak bisa dibantah.
Secara kesuluruhan, Vargas terbilang tampil efektif. Dia tak boros dalam melepas tembakan ke arah gawang Casillas. Dari tujuh percobaan yang dilakukan anak-anak Sampaoli, dua di antaranya berasal dari usaha Vargas, yang salah satunya berbuah gol.

Aksinya di menit ke-64 atau umpan silang manjanya di menit ke-67 untuk Mauricio Isla bisa saja membuat Cili unggul lebih jauh andai gelandang milik Juventus itu bisa lebih tenang dalam merampungkan bola kiriman dari penyerang Valencia tersebut.

Lima menit sebelum laga habis Vargas digantikan Jorge Valdivia. Meski demikian, Vargas meninggalkan lapangan dengan kondisi moril Cili yang begitu tinggi. Skor 2-0 pun bertahan sampai kedua tim bersalaman.

Cili lolos menyusul Belanda ke 16 besar, sementara Spanyol mesti melupakan mimpi mereka dan bersiap mengepak koper dari Brasil.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics