MAN OF THE MATCH Uruguay 2-1 Inggris: Luis Suarez

Luis Suarez hadir di saat yang tepat untuk menjaga asa Uruguay lolos ke 16 besar usai dua golnya membungkam Inggris.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Uruguay dibuatnya melayang dan Inggris dibikinnya gamang. Dialah Luis Suarez! Bomber andalan La Celeste ini memang tampil istimewa tatkala diturunkan di laga Grup D Piala Dunia nan krusial menghadapi Inggris di Arena Corinthians, Sao Paulo, Jumat [20/6] dini hari WIB.

Dua golnya ke gawang Joe Hart sukses menenggelamkan Inggris, tempat di mana ia menggantungkan hidup, sekaligus menjaga peluang Uruguay ke babak 16 besar. Saking emosionalnya usai mencetak gol ia sempat terlihat menitikkan air mata. Tak ayal lagi, Suarez pantas dinobatkan sebagai man of the match versi Goal Indonesia.

Bomber Liverpool ini sejatinya masih diragukan tampil di laga ini setelah masih belum sepenuhnya pulih dari cedera lutut yang didapatkannya. Meski demikian, Oscar Tabarez tetap bertaruh untuk memainkannya dan hasilnya tak sia-sia: Suarez membuktikan diri bahwa dialah pemain yang benar-benar dibutuhkan negaranya. Seperti diketahui, Uruguay sangat butuh kemenangan usai kalah secara mengejutkan dari Kosta Rika di mana Suarez masih absen.

Segalanya berjalan kurang memuaskan bagi sang topskor Liga Primer Inggris musim lalu in ketika ia tampak kesulitan menembus rapatnya pertahanan Inggris. Barulah memasuki 15 menit terakhir, Suarez menunjukkan ancaman nyata. Puncaknya terjadi ketika laga memasuki enam menit sebelum turun minum. Lewat sebuah situasi serangan balik, Edinson Cavani melepas umpan lambung yang berhasil ditanduk Suarez dengan akurat.1-0 untuk Uruguay.

Inggris lalu bangkit di babak kedua diinspirasi oleh Wayne Rooney yang juga tampil baik di laga ini dan bahkan mampu mencetak gol untuk menyamakan skor sekaligus menjadi gol pertamanya di Piala Dunia. Namun di saat The Three Lions keasyikan menyerang inilah Suarez menunjukkan kecerdikannya dalam penempatan posisi.

Dalam situasi goal kick, kiper Fernando Muslera mengirimkan bola ke depan yang tak disangka-sangka langsung mengarah tepat ke kaki Suarez setelah sempat terjadi duel udara antara Cavani dan Steven Gerrard. Tragisnya, Gerrard-lah -- rekan seklub Suarez -- yang sebenarnya memberi 'assist' bagi Suarez setelah ia gagal menghalau bola udara itu dengan baik. Akibatnya, Suarez tinggal berlari ke arah gawang dan melepaskan tendangan keras tanpa bisa dibendung Joe Hart.

Yang membuat kedua gol ini istimewa adalah, Suarez melakukannya hanya dalam dua tembakan on target alias ia begitu efektif di depan gawang. Berkat Suarez, Uruguay kini boleh melupakan jauh-jauh mimpi buruk mereka di laga pembuka kontra Kosta Rika. Tak heran jika Uruguay kini mulai diidentikan dengan nama Luis Suarez seperti Portugal dengan Cristiano Ronaldo-nya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics