Manajemen Gresik United Bantah Tunggak Gaji Pemain

Manajemen menyatakan gaji hanya terlambat beberapa hari, dan tidak ada THR untuk pemain.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK Manajemen Gresik United membantah telah menunggak gaji pemain selama satu bulan, dan berkilah keterlambatan terjadi hanya beberapa hari dari jadwal pembayaran.

Manajer Bagoes Cahyo Yuwono menegaskan, tidak ada keterlambatan gaji selama satu bulan seperti yang dihembuskan rumor belakangan ini. Kalau pun ada, itu hanya telat dalam hitungan hari.

“Tidak ada gaji telat sampai satu bulan. Yang ada, telatnya hanya hitungan hari saja, itu pun karena persoalan teknis pencairan," tegas Bagoes kepada Goal Indonesia.

Dijelaskan Bagoes, dalam mencairkan gaji pemain, tentunya banyak pihak yang terlibat, seperti pemilik klub, mengingat dalam setiap pencairan keuangan selalu meminta tanda tangan kepada owner. Kemungkinan pemilik sedang ada kesibukan lain, dan tidak bisa menandatangani proposal pencairan itu dengan segera.

“Yang jelas kami tidak ada niat untuk menahan gaji pemain. Semua hak pemain sudah dipenuhi. Namun harap dimaklumi juga, terkadang owner kan ada kepentingan harus luar kota, atau malah ke luar negeri,” terangnya.

Tak hanya isu keterlambatan gaji, Gresik United juga sempat dihantam rumor pemotongan gaji pemain selama jeda kompetisi kali ini. Bagoes juga membantah keras rumor ini. Ia menyatakan, meski pemain dalam masa libur bertanding, manajemen tetap memberikan gaji dengan nominal yang sama.

“Insya Allah sesuai dengan gaji-gaji sebelumnya. Tidak ada pemotongan gaji di saat jeda kompetisi, meski sering libur," pungkasnya.

Kendati demikian, Bagoes mengungkapkan, skuat Gresik United tidak akan mendapatkan tunjangan hari raya (THR). Menurut Bagoes, THR tidak dicantumkan sebagai hak bagi pemain dan pelatih dalam klausal kontrak.

“Dalam klausul kontrak yang kami sepakati bersama [antara manajemen dan pemain], memang tidak tercantum poin pemberian THR,” jelas Bagoes.

Gresik United mulai diliburkan pada 26 hingga 30 Agustus 2014. Dengan begitu, ia berharap, para pemain yang libur ke kampung halamannya masing-masing selama lima hari tidak berharap pemberian THR dari manajemen. Selain itu, para pemain juga dihimbau tetap menjaga kondisi selama libur.

“Latihan akan kembali digelar di akhir Juli 2014. Karena waktunya sudah mepet, pemain kami harap bisa jaga kondisi. Sebab minggu kedua Agustus 2014, tim sudah harus menjalani tur Kalimantan menghadapi Barito Putera,” tandasnya. (gk-43)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.