Manajemen Persija Jakarta Belum Setujui Adam Alis Mundur

Ferry tak ingin Adam hanya mengirimkan surat saja.

Manajemen Persija Jakarta tak mau begitu saja menerima pengajuan mundur dari gelandang muda mereka, Adam Alis Setyano. Adam memutuskan mundur setelah gajinya ditunggak sekitar empat bulan, dan memilih untuk fokus dulu mengikuti pendidikan masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI). Gelandang tim nasional Indonesia U-23 itu memang dikontrak Persija dengan durasi tiga tahun.

Presiden Persija, Ferry Paulus, mengakui sudah menerima surat pengunduran diri dari Adam. "Tapi kami belum setuju begitu saja soal ini. Kami ingin dia datang langsung menemui manajemen dulu. Datangnya kan waktu itu baik-baik, keluarnya juga harusnya seperti itu," kata Ferry, usai pertemuan klub dengan PT Liga Indonesia di hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (12/8) malam.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan tak ada maksud pihaknya untuk menghalang-halangi niat Adam untuk hengkang. Dia pun mencontohkan kasus-kasus yang pernah terjadi sebelumnya.

"Kami tak pernah mau menghalangi para pemain. Contohnya, ketika Ramdani Lestaluhu, waktu itu Persija tidak memiliki uang untuk menggaji dia. Saya pun langsung mengarahkan dia dan mengizinkan dia pindah ke klub lain, yang akhirnya ke Sriwijaya FC," jelasnya.

Seperti diketahui, Persija ingin mengikuti Piala Presiden. Namun, mereka baru akan mengumpulkan para pemain, setelah mendapatkan kepastian apa saja yang didapatkan pada turnamen itu. Rencananya, Mahaka Sports and Entertainment selaku promotor akan menggelar pertemuan dengan klub peserta Piala Presiden, hari ini.

 

Topics