Manajer Sriwijaya FC Maklumi Titus Bonai Ikut Tarkam

Manajemen Laskar Wong Kito mengimbau pemain agar lebih selektif jika ingin ikut di turnamen tarkam.

Manajer Sriwijaya FC Robert Heri memaklumi Titus Bonai bermain di sebuah turnamen antarkampung (tarkam) di Lampung, dan tidak akan memberikan sanksi kepada striker Laskar Wong Kito tersebut.

Seperti diketahui, Tibo, sapaan Titus, memperkuat klub Tirta Tama Sumber Rejo FC dalam laga final di Tanggamus, Lampung, melawan Persekab FC. Tibo turut membantu klub tersebut menjadi juara dengan kemenangan 3-1.

Robert memaklumi tarkam menjadi alternatif pemain untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Sebab, para pemain sudah tidak menerima gaji secara utuh dari klub akibat dihentikannya kompetisi terkait kisruh antara PSSI dan kementerian pemuda dan olarhaga (Kemenpora).

Robert mengaku belum tahu persis alasan Tibo mentas di tarkam tersebut, karena sampai saat ini mantan penggawa timnas Indonesia itu belum memberikan laporan kepada manajemen.

“Kalau memang tarkam itu dianggap perlu, kita juga tidak bisa melarang. Mungkin banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Selain untuk makan istri dan anak, mungkin dia ada bayaran kredit, atau apalah,” ujar Robert kepada Goal Indonesia.

“Jadi kita memaklumi. Tidak ada sanksi kalau memang itu sangat dibutuhkan, karena sekarang pemain juga tidak menerima gaji secara utuh lagi, hanya 25 persen.”

Sebelumnya, manajemen Sriwijaya FC telah mengimbau penggawa Laskar Wong Kito untuk tidak mengikuti tarkam, karena khawatir pemain mendapat cedera, mengingat sepakbola tarkam identik dengan permainan kasar.

“Pada rapat terakhir sudah kita sampaikan kepada pemain, kalau bisa dihindari, jangan sampai main tarkam. Intinya, kita takut mereka cedera,” imbuh Robert.

Kalaupun tidak bisa dihindari lagi, lanjut Robert, paling tidak pemain lebih selektif dalam mengikuti tarkam.

“Misalnya pilih lapangannya yang bagus, yang kemungkinan bakal cedera itu tidak terlalu besar,” pungkasnya. (gk-55)