Mantan Presiden Barcelona Divonis Enam Tahun Penjara

Citra Barcelona kembali tercoreng setelah mantan presiden mereka tersandung kasus penggelapan pajak besar-besaran.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Mantan presiden Barcelona di era 1978 hingga 2000, Josep Lluis Nunez, harus bersiap menghadapi dinginnya hotel prodeo setelah dinyatakan bersalah dan divonis enam tahun penjara akibat kasus penggelapan pajak bersama puteranya pada tahun 2011.

Surat kabar Spanyol El Pais mendeskripsikan kasus ini sebagai “skandal korupsi terbesar dalam sejarah Catalunya”. Disebutkan, Nunez bersama anaknya sudah merencanakan untuk menghindari pajak senilai €13 juta pada akhir tahun 1990-an.

Pada 2011, pengacara dari pihak Nunez sudah mengajukan banding kepada pengadilan agar Nunez dan anaknya bisa terhindar dari hukuman penjara. Namun, banding tersebut ditolak pada pekan ini sehingga keduanya bakal mendekam di penjara yang diperkirakan akan mulai berlaku pada akhir tahun ini.

Kabar ini tentu semakin memperburuk citra Barca yang dalam beberapa tahun terakhir tersangkut banyak kasus di luar lapangan seperti penggelapan pajak oleh Lionel Messi dan ayahnya, mundurnya mantan presiden klub Sandro Rosell akibat skandal transfer Neymar, hingga embargo transfer oleh FIFA akibat pelanggaran transfer pemain di bawah umur.

Dalam jumpa pers selepas partai UEFA Youth League antara Barca dan Ajax Amsterdam, Selasa (21/10) kemarin, legenda klub Johan Cruyff yang pernah menjadi pemain dan pelatih Blaugrana di era Nunez, menyebut kasus ini membuat citra mantan klubnya semakin tercoreng.

“Barca menghadapi masalah lagi. Ada berapa masalah serupa yang didapat Barca dalam beberapa tahun terakhir? Enam? Tujuh? Delapan? Kasus semacam ini merusak citra Barca. Ini adalah hal terburuk yang bisa dibayangkan oleh sebuah klub,” tutur Cruyff.

addCustomPlayer('16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', '', '', 620, 540, 'perf16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', 'eplayer4', {age:1407056178000});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics