Marcello Lippi Percaya Pada Massimiliano Allegri

Penunjukkan Allegri sebagai suksesor Conte sempat mendapat penolakan, tapi Lippi yakin eks Milan akan bersinar bersama Juventus.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter

Marcello Lippi mengaku terkejut dengan keputusan Antonio Conte meninggalkan Juventus secara mendadak bulan lalu, tapi dia mengajak fans untuk percaya kepada Massimiliano Allegri.
Conte secara mengejutkan mengumumkan kepergiannya dari Juventus setelah membawa tim merebut tiga gela Serie A secara beruntun. Tak lama setelahnya, I Bianconeri menunjuk mantan pelatih AC Milan, Allegri, untuk menjadi suksesor Conte.

Meski kehadiran Allegri diragukan, Lippi meminta tifosi memberikan kepercayaan kepada pria kelahiran 46 tahun silam.

“Saya harap Conte bertahan di Juventus selama bertahun-tahun, karena akan menyenangkan melihat dia memimpin era kemenangan. Saya menanam mimpi romantis,” ucap Lippi, dikutip Football Italia.

“Sulit untuk masuk ke kepala orang. Jika dia merasakan sensasi tertentu dan memiliki keberanian untuk mengekspresikannya, maka pilihannya harus dihormati.

Conte mengumumkan kepergiannya di hari kedua latihan pramusim, sehingga Juve tak punya waktu banyak untuk mendapat penggantinya dan penunjukkan Allegri sempat mendapat penolakan.

“Mungkin akan lebih baik untuk klub jika Antonio membuat keputusan ini lebih awal, tapi faktor lain mungkin telah memasukinya,” lanjut Lippi.

“Saya memiliki kepercayaan besar pada Allegri. Dia telah bekerja di klub level atas seperti Milan dan memenangkan Scudetto. Akan ada masalah awal, juga karena kontroversi dari masa lalunya dengan I Rossoneri, tapi kemudian kemampuan Allegri akan bersinar.

“Ini akan krusial untuk memulai musim dengan kuat. Saya tak memiliki keraguan, tim akan menjadi satu dengan pelatih. Struktur klub sekarang sangat solid dan langsung ke target mereka. Klub ini adalah kekuatan terbesar Juve.

“Mereka telah memenangkan titel Serie A tiga musim beruntun, jadi wajar mereka kini favorit. Juga wajar bagi Roma, Napoli, Inter dan Milan berusaha membangun kembali untuk menjembatani gap yang ada,” tandas pelatih yang mempersembahkan Piala Dunia untuk Italia pada 2006.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics