Marco Fassone: Gianluigi Donnarumma & Mino Raiola Bikin AC Milan Rugi €100 Juta

CEO Milan itu mengatakan keputusan sang kiper muda menolak kontrak baru membuat pihak klub harus kehilangan €100 juta.

CEO AC Milan Marco Fassone mengatakan Gianluigi Donnarumma dan agennya telah membuat pihak klub kehilangan €100 juta karena keputusan mereka menolak tawaran kontrak baru untuk sang kiper.

Situasi memanas setelah Donnarumma memutuskan tidak memperpanjang kontrak di Milan yang kini hanya berlaku hingga akhir musim 2017/18.

Kiper berusia 18 tahun itu membuat para fans kecewa - mereka melemparkan uang palsu ke arah kiper timnas Italia U-21 itu di laga kontra Denmark Minggu (18/6) - sementara itu sang agen Mino Raiola menyatakan Milan telah melakukan intimidasi kepada kliennya sehingga menciptakan kondisi yang tidak bersahabat bagi target Real Madrid, Juventus, dan Manchester United itu.

Fassone telah membantah tuduhan tersebut dan menegaskan Milan telah berupaya sebaik mungkin untuk mempertahankan Donnarumma.

"Tidak ada yang pernah meragukan ia memang punya hak untuk membuat keputusan. Hal itu sangat sesuai dengan peraturan yang ada. Tapi ada satu hal yang harus diperhatikan, yaitu bresikap dalam etika berbisnis," ujar Fassone kepada Corriere della Sera.

"Kekecewaan di sini tercipta karena buruknya cara mengatasi situasi tersebut. Sebenarnya itu bisa dilakukan tanpa melukai klub, tapi dengan cara hengkang seperti ini, mereka membuat Milan kehilangan €100 juta."

"Jika Donnarumma bisa bernilai sebanyak itu di usia 18 tahun karena pihak klub berinvestasi dengan keberanian memainkannya di tim utama."

"Hal yang seharusnya dia lakukan adalah mengatakan tidak ingin bertahan dan kami akan memperbarui kontraknya dengan klausul pelepasan yang sesuai. Lalu jika klub-klub besar di dunia menginginkannya, mereka akan membayar Milan sesuai jumlah tersebut."

"Dengan cara seperti ini Real Madrid tidak akan membayar pihak klub dan uang tersebut akan masuk kantong agennya. Saya setidaknya bisa menginvestasikan kembali uang sebanyak itu untuk sepakbola Italia."

"Setiap kali kami berbicara, empat mata atau lewat telepon, Gigio selalu menegaskan ingin bertahan. Situasinya seperti itu hingga dua hari sebelum pertemuan terakhir dengan Raiola. Sang Agen, di sisi lain, selalu mengatakan dia tidak siap melakukan negosiasi sesuai waktu yang kami tetapkan. Jadi ada dua versi berbeda."

Topics