Maret Ini, Timnas Indonesia U-22 Bakal Tantang Myanmar

Ada tiga negara Asia Tengara yang dilayangkan surat tantangan uji coba oleh PSSI untuk timnas Indonesia U-22.

Tim nasional Indonesia U-22 dipastikan urung menjajal Singapura U-22 dalam laga uji coba. PSSI pun langsung mencari lawan pengganti dengan mengirimkan surat kepada beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Myanmar merespons positif ajakan dari PSSI untuk beruji coba pada Maret ini. Singapura dipastikan menolak undangan uji coba dari PSSI karena jadwal yang tidak memungkinkan bagi mereka di tanggal yang PSSI inginkan.

"Singapura kemarin kami sudah bertemu di acara AFF (di Laos), selain undangan dari kami mereka juga ada undangan dari turnamen di Dubai yang melibatkan multi-tim," kata Ade Wellington, sekjend PSSI, Kamis (2/3).

"Good news-nya, Myanmar sudah konfirmasi tanggal 25 dan 27 Maret, cuma masalahnya masih antara (tanding di) Jakarta atau Yangon. Mereka mintanya sekali di Jakarta, sekali di Yangon atau dua-duanya di Yangon."

Luis Milla selaku pelatih timnas U-22 memang ingin uji coba tersebut digelar sebanyak dua kali untuk bahan evaluasi tim yang akan berjuang di SEA Games 2017 ini. Walau Myanmar setuju melawan timnas U-22, namun Ade belum berani memastikan 100 persen.

"Belum ada kesepakatan tertulis, baru lisan dari sekjend Federasi Sepakbola Myanmar (MFF)," ucap Ade. "Lawannya ini adalah Myanmar U-22, tim yang kemarin ikut Piala Dunia (U-20, 2015) di Selandia Baru."

Dua negara lain yang dikirimkan surat tantangan uji coba oleh PSSI antara lain Laos dan Brune Darussalam. PSSI ingin agar pertandingan tersebut masuk kalender FIFA karena bertepatan dengan FIFA Matchday.

"Ini kami anggap sebagai FIFA Matchday. Sebelumnya Laos dan Brunei juga kami kirimkan surat, tapi yang lebih dulu rmerespons baru Myanmar."