Mario Balotelli: Gara-Gara Berkulit Gelap, Saya Diperlakukan Buruk

Menurut sang bintang Azzurri ini, jika dirinya berkulit putih maka ia tidak akan mendapat ejekan sebanyak saat ini.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Striker AC Milan Mario Balotelli menilai kritik pedas dan ejekan yang sering ia diterima disebabkan karena dirinya memiliki kulit bewarna gelap.

Penyerang berusia 23 tahun ini memang sudah dicap buruk sepanjang kariernya karena perilakunya yang kontroversial, baik itu di dalam maupun di luar lapangan, termasuk bertengkar dengan pelatihnya sendiri.

Baru-baru ini, Balotelli kembali mengalami insiden rasisme di Florence saat tengah menjalani pemusatan latihan bersama timnas Italia. Menyusul insiden tersebut, Balotelli pun mengeluhkan kondisi negatif yang kerap ia dapatkan.

“Saya memang pernah melakukan beberapa kesalahan, namun saya harus menanggung semuanya itu. Tetapi jika saya berkulit putih, maka mereka hanya akan sebatas mengejek saya,” ujar Balotelli kepada GQ Italy.

“Masalahnya bukanlah apa yang saya lakukan, melainkan ada hal-hal lain yang membiarkan semuanya itu terjadi kepada saya. Hanya orang bodoh yang akan mencari masalah dengan saya. Saya ‘berbeda’ dan hal tersebut menggangu banyak orang,” keluhnya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics