Mario Gomez Minta Persib Bandung Perhatikan Lapangan Latihan

Gomez mengaku kesulitan menerap skema yang diinginkan dalam sesi latihan.

Tidak adanya kepastian mengenai lapangan tetap Persib Bandung dikeluhkan Mario Gomez. Sang pelatih berharap manajemen lebih memperhatikan lapangan yang akan digunakan tim berlatih.

Selama ini tempat latihan Persib selalu berpindah-pindah mulai dari Lapangan SESKOAD, Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dan opsi terakhir lapangan berumput sintetsi di Lodaya, Kota Bandung.

Persib pun terancam tak bisa menjalani latihan di Stadion SJH dan GBLA, karena harus direnovasi untuk digunakan sebagai venue pertandingan Asian Games 2018 pada Agustus.

“Tidak ada yang peduli kepada Persib untuk membiarkan kami berlatih. Kami tidak punya lapangan, sehingga ini soal kredibilitas‎. Ini tim besar dengan jutaan suporter, tapi tidak punya lapangan,” keluh Gomez.

“Ini bukan buat saya, tapi buat pemain. Semua orang boleh saja meminta kami untuk menang dan menang, tapi di perjalanannya, kami berlatih di atas lapangan dengan rumput sintetis.”

‎”Ini juga buat para pemain muda. Mereka adalah masa depan. Jika Anda tidak punya lapangan yang bagus untuk pemain muda, Anda juga tak akan punya masa depan.”

Gomez mengaku kesulitan menerapkan taktik umpan pendek. Pasalnya, lapangan di beberapa kota Bandung tak cukup baik untuk menunjang permainan seperti itu. Hasilnya, pemain pun tak maksimal dalam menjalankan instruksi pelatih.

“Saat latihan, kami tidak bisa menerapkan permainan passing di bawah, karena masalah rumput lapangan. Ini mustahil buat kami memainkan satu-dua sentuhan saat Anda tak memiliki kualitas lapangan yang tak cukup baik,” cetus juru taktik asal Argentina ini.

“Barcelona dan Real Madrid tak akan bisa berlatih di sini‎. Bahkan, [Michael] Essien tidak bisa bermain besok karena cedera setelah berlatih di lapangan sintetis. Saya merasa harus membicarakan masalah ini, karena lapangan penting buat pemain.”