Mark Van Bommel: Saya Bukan Tipikal Pelatih Belanda

Eks gelandang Bayern Munich ini tidak ingin terjebak dalam gaya melatih para juru taktik Belanda pada umumnya.

Mantan gelandang internasional Belanda Mark van Bommel berharap dirinya bakal berkembang menjadi sosok pelatih yang memiliki filosofi pragmatis dan jauh dari tipikal pelatih asal Belanda pada umumnya.

Van Bommel, yang sejak tahun lalu mengawali karier kepelatihannya di timnas Belanda U-17 sebagai asisten pelatih, menilai bahwa gaya melatih para juru taktik asal Negeri Kincir Angin memiliki kecenderungan terobsesi membuat timnya menjadi yang terbaik dalam semua aspek permainan ketimbang memenangkan pertandingan itu sendiri.

“Kami, orang Belanda, melatih dengan pola pikir bagaimana kami bisa menyerang lawan dan mengalahkan mereka. Bermain lebih baik dengan bola maupun tanpa bola, lebih baik dalam hal fisik, teknis, dan taktis. Di setiap aspek permainan, kami harus menjadi yang terbaik. Itulah pola pikir para pelatih Belanda,” tutur Van Bommel secara eksklusif kepada Goal.  

“Padahal, meraih kemenangan dengan cara buruk terkadang dibutuhkan. Namun dia [pelatih Belanda] ingin selalu lebih baik dan lebih baik. Jika dia kalah namun timnya bermain lebih baik, maka itu tidak masalah.”

“Tapi saya bukanlah tipikal pelatih Belanda seperti itu. Saya belajar di Italia yang mengajarkan saya bahwa tim tetap bisa memenangkan pertandingan kendati tampil buruk,” imbuh pria berusia 38 tahun yang semasa kariernya pernah bermain di Barcelona, Bayern Munich, dan AC Milan ini.