Masalah Edinson Cavani Bumerang Bagi Paris Saint-Germain

Bukan pertama kali Cavani mengungkapkan kegundahannya lantaran dipasang menjadi penyerang sayap kanan untuk mendukung Ibrahimovic di posisi ujung tombak.

Rasa frustrasi yang ditunjukkan Edinson Cavani bisa menjadi bumerang bagi Paris Saint-Germain, menurut mantan beknya, Alain Roche.

Cavani tampak kecewa lantaran lebih sering dipasang sebagai winger untuk mendukung Zlatan Ibrahimovic di posisi ujung tombak. Kepada manajemen PSG, dia pun telah mengungkapkan ketidaknyamanannya.

Tindakan Cavani langsung mendapat respons dari pelatih PSG, Laurent Blanc. Dengan tegas Blanc menyatakan bahwa dirinya tidak melatih PSG hanya untuk menyenangkan bomber asal Uruguay tersebut.


SIMAK JUGA
Jurgen Klopp: Christian Benteke Striker Komplet/span>
Raul Gonzalez Buka Peluang Jadi Presiden Real Madrid
Laurent Blanc: Zlatan Ibrahimovic Pemimpin Sejati

Situasi kurang harmonis antara Cavani dan Blanc coba dimanfaatkan klub-klub elite Eropa. Mantan pemain Napoli itu kabarnya dilirik oleh Manchester United, Real Madrid, Chelsea dan Arsenal.

"Cavani? Itu bukan masalah baru. Dia sering mengatakan kepada media bahwa dirinya ingin bermain sebagai striker tengah. Bulan lalu, mereka (PSG) telah menyatakan bahwa dia tidak puas dengan posisinya," terang Roche, seperti dilansir Canal+.

"Kami tidak mengatakan apapun, tetapi ada rapat yang digelar untuk mendiskusikan kasus ini. Ini dikonfirmasi oleh staf PSG. Ada masalah dengan Cavani," imbuhnya.

"Jika ada masalah dalam sebuah tim, itu bisa membutuhkan perhatian," pungkas Roche.