Massimiliano Allegri Pelatih Terbaik Italia 2014/15

Untuk kedua kali dalam karier manajerialnya Massimiliano Allegri sukses merebut Panchina d’Oro, gelar untuk pelatih Italia terbaik di Serie A.


GOAL

Musim debut nan gemilang bareng Juventus membuat Massimiliano Allegri diganjar penghargaan Panchina d’Oro alias Golden Bench, gelar untuk pelatih Italia terbaik di Serie A, edisi 2014/15.

Seperti diketahui, Allegri mengarsiteki keberhasilan I Bianconeri memborong dua gelar domestik Scudetto dan Coppa Italia, plus menembus final Liga Champions pada musim perdananya di Turin usai ditunjuk menggantikan Antonio Conte.

Musim ini pun peluang Si Nyonya Tua untuk jadi kampiun di tiga kejuaraan masih terbuka, dengan mereka tengah memuncaki klasemen sementara Serie A, sudah mencapai final Coppa, dan berada di 16 besar UCL.

Maurizio Sarri muncul sebagai runner-up di belakang Allegri dalam anugerah ini. Ia dinilai berkinerja baik membawa Empoli promosi ke Serie A, dan finis ke-15 musim lalu sudah merupakan sebuah prestasi tersendiri mengingat pasukannya nyaris tanpa bintang. Performa tersebut, sebagaimana diketahui, membuat Sarri ditarik Napoli yang sekarang tengah bersaing dengan Juve di trek Scudetto.

Adapun pengumpul vote terbanyak ketiga adalah Stefano Pioli menyusul pencapaiannya mengantar Lazio finis ketiga tahun lalu, yang merupakan peringkat terbaik I Biancocelesti dalam delapan musim.

Buat Allegri, ini adalah Panchina d’Oro kedua dalam karier manajerialnya, setelah yang pertama diraihnya sebagai bos Cagliari pada 2008/09. Penghargaan kali ini sekaligus menjadikan Juventus klub tersukses dengan total enam gelar Panchina d’Oro, mengungguli AC Milan yang punya lima.

"Panchina d’Oro memiliki makna yang sangat penting, saya ingin berterima kasih kepada para pemain, staf, klub, dan mereka yang telah memberikan vote untuk saya," ucap Allegri kepada reporter.

"Liga Champions seharusnya tidak menjadi obsesi, melainkan impian."

Panchina d'Argento atau Silver Bench untuk pelatih terbaik di Serie B 2014/15 direbut allenatore Frosinone Roberto Stellone, yang membawa klub naik ke kasta utama untuk pertama kalinya sepanjang sejarah musim ini.