Mau Neymar, Klub Harus Langgar Peraturan Financial Fair Play

Banderol €222 juta yang tercantuk dalam klausul pelepasan Neymar membuatnya mustahil diboyong klub tanpa melanggar peraturan FFP.

Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu yakin sebuah klub harus melanggar regulasi Financial Fair Play (FFP) jika mereka ingin merekrut Neymar.

Belakangan, spekulasi yang menghubungkan mega bintang Brasil ini dengan Paris Saint-Germain makin tak terkendali, namun Bartomeu yakin sang pemain hanya akan meninggalkan Camp Nou jika peraturan FFP dilanggar klub peminat.

PSG diklaim siap membuat transfer sensasional dengan menebus klausul pelepasan Neymar sebesar €222 juta, sementara kabar pemain 25 tahun ini mulai tak nyaman dan ingin keluar dari bayang-bayang Lionel Messi turut memperkuat spekulasi kepergiannya.

Dalam wawancara dengan Associated Press, Bartomeu mewanti-wanti PSG, mereka harus melanggar regulasi FFP jika bersikeras merekrut Neymar dari Barca.

“Ia memiliki kontrak hingga empat tahun ke depan dan, tentu saja, kami mengandalkannya,” kata Bartomeu.

“Ia bagian dari tim kami. Ia bagian dari trio lini depan [dengan Messi dan Luis Suarez]."

“Klausul ini mustahil diaktifkan jika Anda ingin mematuhi Financial Fair Play. Jika seseorang tak mau tunduk, maka ini tentu saja bisa diaktifkan.”

Neymar telah mengoleksi 105 gol selama 186 kali bermain untuk Blaugrana sejak direkrut dari Santos pada 2013, dan ia menandatangani ekstensi kontrak lima tahun hingga 2021 pada Oktober silam.

Topics