Mengenal Lima Klub Super Tiongkok

Guangzhou Evergrande Taobao

Boleh dikatakan klub inilah yang menginspirasi tim-tim lainnya untuk saling berlomba dalam menunjukkan kekuatan finansial. Berdiri sejak 61 tahun silam, Guangzhou baru memasuki peiode profesional pada 1993 lalu dan sempat dalam masa keterpurukan tahun 2009 kemarin ketika didakwa terlibat dalam skandal pengaturan skor yang membuat mereka harus didegradasi ke kasta kedua.

Namun peruntungan mereka berubah setahun berselang usai perusahaan properti Evergrande Real Estate Group mengambil alih kepemilikan klub, hanya semusim di kasta kedua mereka sukses kembali ke CSL dan langsung mendominasi pentas domestik hingga saat ini dan juga menjadi kekuatan baru di Liga Champions Asia (LCA). Revolusi mereka mulai dengan merekrut deretan pemain maupun pelatih asing berkelas, mulai dari Dario Conca hingga Marcello Lippi, serta bintang-bintang lokal seperti Gao Lin dan Zheng Zhi.

Sejauh ini, total lima gelar CSL secara beruntun mampu mereka raih sejak 2011, yang diikuti dengan torehan dua trofi LCA dan menjadi klub Tiongkok pertama yang ambil bagian di Piala Dunia Antarklub. Kini, dukungan dana semakin melimpah dengan adanya investor tambahan yakni bos besar perusahaan situs jual beli online Alibaba Group, Jack Ma, yang mengakusisi 40 persen saham klub. Paulinho didatangkan dari Tottenham Hotspur tahun kemarin dan sekarang ada Jackson Martinez dari Atletico Madrid yang digaet demi menjaga eksistensi klub.