Mengintip Formasi Anyar Argentina Besutan Jorge Sampaoli

Laga uji coba kontra Brasil menjadi kesempatan bagi pelatih baru Argentina ini untuk mengimplementasikan taktiknya.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Jorge Sampaoli diprediksi bakal langsung menerapkan sistem baru dalam laga perdananya sebagai pelatih Argentina saat menantang Brasil dalam partai persahabatan di Melbourne Cricket Arena, Australia, Jumat (9/6) mendatang.

Sampaoli pada pekan lalu meninggalkan posisinya sebagai pelatih Sevilla untuk beralih sebagai bos Argentina, menggantikan Edgardo Bauza. Ia menyepakati kontrak lima tahun atau hingga Piala Dunia 2022. 

SIMAK JUGA: Sampaoli Tak Sabar Latih Messi

Dalam sesi latihan pada pekan ini, Sampaoli dilaporkan tengah menyiapkan dan melatih sistem 3-4-3. Eks pelatih Cile itu akan menempatkan Lionel Messi, Paulo Dybala, dan Gonzalo Higuain sebagai trio penyerang La Albiceleste.

Sementara trio bek diperkirakan bakal diisi oleh Nicolas Otamendi, Emanuel Mammana, dan Gabriel Mercado. Javier Mascherano seharusnya mendapatkan satu tempat di posisi ini, namun cedera menjadi penghalang. Mascherano biasanya tampil sebagai gelandang bertahan di Argentina. Kali ini, ia bakal digunakan Sampaoli sebagai bek sentral seperti yang dilakoninya di Barcelona.

Di lini tengah, Ever Banega dan Lucas Biglia akan beroperasi sebagai dua gelandang sentral. Di samping kiri dan kanan akan dipercayakan kepada Angel Di Maria dan Eduardo Salvio. Keberadaan duo winger ini bakal membuat Dybala dan Messi semakin leluasa untuk saling bertukar posisi dan melancarkan serangan secara bebas.

Argentina XI PS

Sampaoli diyakini akan mengimplementasikan taktik high-pressing bagi Argentina sebagaimana yang sukses diterapkannya bersama Universidad de Chile, timnas Cile, dan Sevilla.

Setelah melawan Brasil di Australia, Argentina akan mengunjungi Asia Tenggara untuk menghadapi tuan rumah Singapura pada 13 Juni mendatang. Dua partai uji coba ini diharapkan bisa dimaksimalkan untuk mematangkan formasi baru ini.

Jika sukses, Sampaoli dan pasukannya tentu boleh percaya diri untuk memperbaiki kampanye buruk di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan di mana saat ini mereka terpuruk di peringkat kelima klasemen.