Menpora: Ada Pergerakan Singkirkan BOPI

Imam Nahrawi menuding pergerakan itu dilakukan agar pemerintah tidak bisa melakukan pengawasan.

Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menuding ada pihak yang membuat pergerakan untuk menyingkirkan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dalam upaya pencabutan pembekuan PSSI.

Seperti diwartakan sebelumnya, BOPI menjadi satu dari 14 lembaga nonstruktural yang diusulkan untuk dilikuidasi oleh kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (Kemenpan RB), karena dianggap tumpang tindih, serta tidak efektif dan efisien.

Imam menuding adanya pergerakan yang ingin BOPI dibubarkan, karena berkaitan dengan pembekuan PSSI. Kendati demikian, Imam tidak menyebutkan pihak yang dimaksud.

“Mereka selalu menyalahkan pemerintah soal pembekuan, tapi mereka tidak sadar kalau ini proses yang panjang sudah diperingatkan berulang kali. Pemerintah itu dilindungi undang-undang,” cetus Imam.

“Hari ini mereka menyalahkan BOPI, kemudian ada pergerakan yang ingin menyingkirkan BOPI. Saya kira itu bagian dari cara mereka agar tidak mau dikontrol oleh pemerintah.”

Imam menegaskan, BOPI bersama Tim Transisi akan tetap menjalankan tugasnya memberikan rekomendasi terhadap penyelenggaraan turnamen, termasuk Indonesia Super Competition (ISC) 2016.

“Kita lihat siapa operatornya, pasti nanti akan diverifikasi oleh BOPI dan Tim Transisi. Siapa klub-klubnya, kemudian pemenuhan hak bagi pemain, dan sebagainya seperti apa,” ujar Imam.

“Saya kira ke depan harus tertib. Kalau enggak mau tertib, enggak mau ikuti aturan main, siapa yang mengawasi mereka? Masak jeruk makan jeruk?”