Menpora: BOPI Urus Profesional, PSSI Urus Amatir

Menpora bakal mengaktifkan peran BOPI yang akan mengawasi kompetisi profesional.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Roy Suryo Notodiprojo, mengungkapkan bakal kembali mengaktifkan peran Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sebagai pengawas kompetisi olahraga profesional di Indonesia. Artinya, BOPI akan dilibatkan dalam kompetisi sepakbola profesional di Indonesia ke depannya.

Ini sebagai upaya Menpora untuk mengawasi klub-klub yang berkompetisi di level profesional Indonesia. Sehingga tidak akan ada lagi klub-klub yang bermasalah soal membayar gaji pemain.

"Kami akan mengaktifkan BOPI yang mengurusi urusan profesional. Kami pisahkan antara amatir dan profesional," ucap Roy, kepada wartawan di kantornya, Rabu (11/6).

"Kami akan tertibkan. Jadi, nanti BOPI akan mengatur hak minimal dan hak maksimal dari pemain yang boleh direkrut oleh klub itu berapa. Dengan demikian, itu akan jelas. Tentu kasus-kasus yang lama sebelum BOPI aktif tetap akan diselesaikan. Kalau ada kasus pemain tidak terbayar nanti ada solusinya," paparnya.

Lebih lanjut, Roy menambahkan nantinya BOPI akan bekerja sama dengan asosiasi pemain maupun klub-klub yang berkiprah di kompetisi profesional. Nanti mereka akan berkolaborasi untuk menentukan batas minimal dan maksimal gaji pemain profesional.

"Nanti kami juga akan memberikan tembusan mengenai semua keputusan tentang ini ke semua Kementerian. Pemain asing yang didatangkan klub harus tahu aturan standar dan tahu batas maksimal dan minimal gaji," tutur pria yang juga pakar telematika itu.

Lalu, bagaimana peran PSSI dalam hal ini menurut Menpora? "PSSI akan sedikit lebih mundur mengatur yang kompetisi amatir. Jadi lebih jelas aturannya supaya tidak tumpang tindih," Roy menegaskan.

"Kasihan juga PSSI karena harus mengatur dan menjadi katakanlah penanggung jawab prestasi sepakbola kita cuma ke belakangnya harus mengurus urusan seperti sekarang ini," pungkasnya.

>

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.