Menpora Malaysia Ancam Bekukan FAM

Khairy Jamaluddin selaku Menpora Malaysia membuka kemungkinan mengikuti jejak pemerintah Indonesia yang membekukan PSSI.

Hasil buruk yang dicatatkan tim nasional Malaysia terutama saat dibantai Uni Emirat Arab [UEA] dengan skor 10-0 dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 rupanya membuat Menteri Belia dan Sukan [Menpora] Malaysia, Khairy Jamaluddin geram.

Bagaimana tidak, hasil tersebut kian memperpanjang rekor Harimau Malaya yang sama sekali belum mampu meraih kemenangan dalam pentas internasional sejak awal tahun ini. Di ajang kualifikasi sendiri, Malaysia sudah kebobolan 22 gol hanya dalam tiga pertandingan awal.

Rentetan prestasi buruk yang ada mulai mendapat perhatian dari Menpora mereka, Khairy yang kini membuka kemungkinan untuk mengambil langkah drastis dengan melontarkan ancaman pemekuan terhadap Federasi Sepakbola Malaysia [FAM].

"Saya akan panggil para pengurus FAM dalam waktu dekat ini, ini adalah pilihan yang harus dibuat. Bukan tidak mungkin ada tindakan besar dengan mengikuti jejak Indonesia yang membekukan federasi mereka," ujarnya.

"Keputusan [pelatih] Dollah Salleh yang mengundurkan diri sudah tepat, ia tak punya pilihan lain setelah tim kami menelan kekalahan telak. Namun pengunduran dirinya tidaklah cukup, hanyalah sebagian kecil dari kerusakan sepakbola Malaysia sejauh ini."

"Selaku Menpora, saya punya hak yuridiksi untuk menangguhkan setiap organisasi olahraga negara, tapi itu biasanya langkah terakhir. Ketika ada pembekuan pada federasi sepakbola, maka akan ada aksi susulan dari FIFA berupa sanksi, jadi siapkah dengan segala konsekuensinya?," pungkas Khairy.