Menpora Tak Ingin Timnas Indonesia Diatur Mafia Internasional

Pada Piala AFF 2010 lalu, sempat beredar isu timnas Indonesia disuap oleh mafia internasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, menginginkan timnas Indonesia tampil maksimal saat mengikuti Piala AFF 2016. Imam pun mengingatkan agar skuat asuhan Alfred Riedl tersebut tidak tergiur bila ada tawaran suap dari mafia internasional.

Pernyataan yang dikeluarkan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengacu pada perguliran Piala AFF 2010 lalu. Ketika itu, beredar kabar para pemain Merah Putih menerima suap saat takluk dari Malaysia 3-0 dalam pertandingan leg pertama final di Stadion Bukit Jalil.

Adanya isu tersebut membuat kaget publik di Tanah Air. Bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai berniat turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut. Akan tetapi, hingga kini kebenaran isu ini masih belum bisa dipertanggungjawabankan.

"Jangan lagi mau diatur-atur. Jangan lagi mau tunduk kepada mafia internasional. Jadi harus membuktikan bahwa timnas Indonesia bisa tampil maksimal," kata Menpora.

"Kalah atau menang urusan biasa. Tapi kalau sebelum bertanding sudah dianggap kalah, itu yang tidak boleh. Jadi harus percaya diri bahwa kita bisa," ia menambahkan.

Pada Piala AFF yang akan bergulir 19 November 2016, timnas Indonesia menempati grup maut. Di mana skuat asuhan Alfred Riedl tersebut tergabung di grup A, bersama juara bertahan Thailand, Singapura, dan tuan rumah Filipina.

Topics