Michael Ballack: Kesuksesan Carlo Ancelotti Di Bayern Munich Dinilai Dari Ajang Liga Champions

Mantan gelandang Bayern itu mengatakan Ancelotti harus mempersembahkan kesuksesan di ajang Liga Champions jika ingin mengamankan posisinya.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI 


Mantan bintang Bayern Munich Michael Ballack merasa masa jabatan Carlo Ancelotti sebagai pelatih klub juara bertahan Bundesliga Jerman tersebut akan dinilai berdasarkan pencapaiannya di ajang Liga Champions. 

Setelah berhasil menjuarai Bundesliga di musim pertamanya menangani Bayern, Ancelotti menjalani start yang tidak terlalu meyakinkan pada musim 2017/18.

Bayern tak bersinar di laga pramusim dan kemudian kehilangan poin di liga setelah kalah 2-0 dari Hoffenheim dan bermain imbang 2-2 saat menjamu Wolfsburg akhir pekan lalu.

Musim lalu mereka tersingkir dari Liga Champions setelah takluk dari sang juara Real Madrid di babak perempat-final, terakhir kali Bayern mampu menjuarai kompetisi tersebut adalah pada 2012/13.

Jelang laga besar antara Bayern kontra pesaing terkuatnya di Grup B Liga Champions musim ini Paris Saint-Germain, Kamis (28/9) dini hari WIB, Ballack mengatakan sukses atau gagalnya Ancelotti musim ini akan ditentukan dari penampilan timnya di kompetisi antarklub Eropa tersebut.

Michael Ballack Bayern München Mainz 05 23052015

"Bayern menginginkan [gelar juara] Liga Champions. Ancelotti akan dinilai berdasarkan itu," kata mantan kapten timnas Jerman itu seperti dikutip dari Die Welt.

Menurut Ballack tantangan besar bagi Ancelotti dan Bayern adalah tentang bagaimana menangani kepergian atau pensiunnya dua pemain bintang yang telah lama membela Bayer Franck Ribery dan Arjen Robben, yang kini telah berusia 34 dan 33 tahun.

*GER ONLY / NO GAL* Franck Ribery Arjen Robben FC Bayern München Mainz 05

"Itu sangat penting, bagaimana klub dan pelatih berkomunikasi dengan mereka adalah hal yang berpengaruh dalam situasi seperti ini," kata Ballack.

Franck dan Arjen tentu merupakan pemain kelas dunia yang kini telah berada dipenghujung kariernya. Mengatasi hal seperti itu cukup sulit, masa lalu telah memperlihatkannya."